Kepala UPT Puskesmas Jrangoan Ingatkan Masyarakat Mengerti Pentingnya Imunisasi Measles Rubella

- Jurnalis

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Kunjungan Gubernur Jawa Timur Soekarwo di wilayah tugas Puskesmas Jrangoan Kecamatan Omben Kabupaten Sampang tepatnya di Pondok Pesantren Al-Ihsan, Sabtu (19/08/2017), untuk melakukan peninjauan dan sosialisasi Imunisasi Measles Rubella (MR) nampaknya mendapat respon positif dari masyarakat. Pasalnya, sebelum terlaksana imunisasi telah beredar kabar negatif, namun hal itu ditepis bahwa kabar tersebut tidak benar, melainkan bentuk imunisai yang dimaksud adalah suatu hal yang baik bagi kesehatan masyarakat.

Seperti yang diungkapkan Kepala UPT Puskesmas Jrangoan Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, Zahruddin, Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, bahwasanya isu yang tidak menyenangkan selama ini terjadi terkait penolakan terhadap pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) itu tidak benar, bahkan dengan adanya peninjauan langsung oleh Gubernur Jatim sebagai bukti bahwa pihaknya menunjukakkan stitmen masyarakat khususnya di Desa Jrangoan Kec. Omben dan sekitarnya itu tidak ada penolakan dengan adanya Imunisasi MR.

Baca Juga :  Gandeng Dispenduk Capil, Bhayangkari Polres Sampang Adakan Pembuatan Akte Kelahiran Gratis Untuk Masyarakat

“Sebelumnya memang ada isu tidak menyenangkan dimasyarakat, bahwa ada segelintir seseorang atau golongan tertentu yang tidak mau terhadap diadakanya imunisasi MR. Akan tetapi kami terus mengupayakan dan memberi masukan tentang pentingnya memelihara kesehatan kepada mereka. Bukan hanya itu saja, kami sudah melakukan pengecekan atau komunikasi secara langsung dengan masyarakat itu sendiri dan mereka menyatakan, bahwa mereka mau dan menerima putra atau putrinya untuk di imunisasi MR,” ungkapnya, Sabtu (19/08/2017).

Lebih lanjut Zahruddin mengungkapkan, mengenai kegiatan Kampanye Imunisasi MR di pusatkan di salah satu Pesantren ialah suatu program tertentu yang dimiliki Puskesmas Jrangoan. Dalam hal ini sebagai bentuk strategi untuk menepis adanya isu tidak benar yang selama ini beredar di masyarakat bawah tentang Imunisasi MR.

“Kami Sengaja melaksanakan sosialisasi di Pesantren, tepatnya di Pon-Pes Al Ihsan Jrangoan, dimana pesantren ini adalah pesantren yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Jika pesantren ini menerima dengan adanya Imunisasi MR, tentunya secara tersendiri masyarakat juga akan menerima,” tandasnya.

Baca Juga :  Dengarkan tausiyah Habib Rizieq, ribuan warga banjiri Monumen Arek Lancor Pamekasan

Zahruddin menambahkan, selain itu pihaknya melakukan sosialisasi melalui pesantren, sekolah, posyandu dan pertemuan dengan masyakarat yang diundang oleh Kepala Desa (Kades) setempat.

“Sebelum melakukan sosialisasi, kami melakukan pemahaman kepada masyarakat terlebih dahulu, menjelaskan bahwa Imunisasi MR ini adalah suatu hal yang baik terhadap kesehatan anak. Kami menghimbau semua masyarakat harus terimunisasi,” imbuhnya.

Dilain sisi ia juga menjelaskan, mengenai pelaksanaan imunisasi MR, dijadwalkan selama 60 hari yakni sejak 1 Agustus hingga 30 September 2017, tapi sebelumnya sudah ada intrusksi dari Kepala Dinas Kesehatan, agar pelaksaan imunisasi ditargetkan selesai salama 30 hari. Hal ini bukan menjadi tekanan melainkan sebuah kebijakan.

“Berharap kepada masyarakat khususnya yang ada di Desa Jrangoan, bisa berdaya terhadap kesehatan dalam artian mempunyai kemampuan serta kemauan untuk memelihara kesehatannya sendiri, tanpa ada dorongan atau paksaan dari petugas kesehatan,” harapnya. (har)

Berita Terkait

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura
Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia
Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar
Geger! Penemuan Tengkorak Manusia di Sampang
Bersimbah Darah!, Pria Asal Pamekasan Jadi Korban Pembacokan di Bangkalan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:09 WIB

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:34 WIB

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:40 WIB

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:11 WIB

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Berita Terbaru

Caption: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nur Alam, saat diwawancara awak media, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:09 WIB

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB