SAMPANG • Sebuah insiden Kecelakaan (Laka) maut di Sampang, Madura, Jawa Timur, menyisakan misteri.

Seorang pemuda tanpa identitas ditemukan tewas setelah terjatuh dari motornya.

Peristiwa tragis ini terjadi di sekitar Jembatan Laris, Jalan Wahid Hasyim, Jumat (15/5/2026) dini hari.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengungkapkan, insiden tersebut terjadi sekira pukul 02.30 WIB.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Apakah murni laka tunggal atau ada faktor lain,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya melaju dari arah timur ke barat.

“Korban tidak sendirian, melainkan berboncengan bersama rombongan temannya,” ungkap Eko.

Nahas, kondisi jalanan saat itu licin karena baru saja diguyur hujan deras.

“Sesampainya di lokasi, korban mendadak terjatuh dan terseret di tengah jalan hingga tak sadarkan diri,” terangnya.

Eko menjelaskan, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan.

“Teman-teman korban yang panik sempat diinterogasi warga. Mereka mengaku warga Kecamatan Kedungdung,” ujarnya.

Kepada warga, mereka berdalih akan pergi ke rumah sakit untuk mencari mobil ambulance.

“Namun setelah pergi, rombongan tersebut justru menghilang dan tidak kembali,” tambah Eko.

Tak hanya teman-temannya, sepeda motor yang dikendarai korban juga tidak ada di TKP.

Karena tak kunjung kembali, warga akhirnya membawa korban ke RSUD dr.Mohammad Zyn.

“Saat dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Namun, kata Eko, hingga saat ini polisi kesulitan mengungkap identitas korban.

Petugas kepolisian juga sudah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Kami sudah koordinasi dengan Polsek Kedungdung untuk mengetahui identitas korban,” imbuh eks Kapolsek Ketapang ini.

Sementara itu, Humas RSUD dr.Mohammad Zyn Sampang Amin Jakfar Sadik, membenarkan jasad korban masih berada di ruang jenazah.

Ia juga mengungkapkan, belum ada satu pun pihak keluarga korban datang ke rumah sakit.

“Hingga saat ini identitasnya belum teridentifikasi,” pungkas Amin kepada Regamediamews. [hry]