KAHMI Gelar FGD Guna Membangun Sampang Ke Arah Yang Lebih Baik

- Jurnalis

Minggu, 29 Oktober 2017 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (regamedianews.com) – Merasa prihatin dengan kondisi Kabupaten Sampang yang sering biasa disebut daerah paling tertinggal dengan daerah lain di Provinsi Jawa Timur dan bahkan selalu dijadikan barometer kegagalan dalam setiap ada kegiatan, maka dengan melihat persoalan itu, Keluarga Besar Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) setempat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan para pakar, bakal calon pilkada 2018 dan pihak pemerintah daerah di Pendopo Bupati Sampang yang berada di Jalan Wijaya Kusuma Sabtu, (28/10/2017) kemarin.

Pakar yang hadir dalam acara tersebut yakni, Dosen ITS Achmad Rosyadi, Deputi Perencanaan BPWS Agus Wahyudi, Dr. Ir Zainal Abidin, MS dosen UPN, Veteran Jatim, Muhammad Syarif Rektor UTM Bangkalan, M Barrul Alim perwakilan Balitbangda Sampang dan mantan Departmen PU, Bahmid Tohari yang saat ini menjadi Dosen luar biasa di ITS.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif, Difabel Berhasil Ikuti UTBK-SBMPTN UTM

Saat forum diskusi berlangsung, menurut Rektor UTM Moh Syarif menuturkan, dengan menghadirkan sejumlah pakar akademisi untuk pengembangan kawasan ekonomi di kabupaten Sampang, termasuk komitmen-komitmen para bakal calon bupati ke depannya. Indikator penyebab ketertinggalan Kabupaten Sampang diantaranya dari sisi ekonomi, SDM, Infrastruktur, Kapasitas Daerah, Aksesibilitas, dan karakteristik daerah itu sendiri.

“Jika kami buat kontalasi Madura dalam perekonomian Jatim, sebenarnya kontribusi Kabupaten Sampang itu lumayan, tapi harus diinvetarisir dan harus dikerjakan secara fokus, terlebih pengembangan sumber daya lokal yang ada seperti Jambu mente, Jambu air, tambak Garam, Jagung, Kedelai dan ada juga Migas. Tapi selama ini potensi itu tidak pernah dikerjakan dengan fokus,” paparnya.

Namun sayangnya, meski diberikan sumbangsih pemikiran oleh sejumlah pakar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat yang menyangkut perekonomian dan kesejahteraan masyarakat banyak yang tidak hadir.

Baca Juga :  Langkah Tegas Polda Gorontalo Hentikan Investasi Bodong Diapresiasi OJK

“Masa’ kami dari jauh juga banyak keperluan bisa hadir. Ini sampai profesor zainal ada acara wisuda ditinggal datang ke acara ini,” sesalnya.

Sementara Hermanto Subaidi, tamu undangan yang digadang-gadang maju sebagai bakal calon Bupati pada pilkada 2018 mengatakan dirinya mengaku sangat mengapresiasi atas kegiatan yang digelar oleh KAHMI tersebut menurutnya banyak materi yang disampaikan oleh pemateri merupakan profesor dari segala bidang. Tidak hanya itu, yang mejadikan Kabupaten Sampang ini terpuruk bisa karena tiga faktor yakni, ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Materi yang disampaikan para profesor ini sangat penting, dan bisa menambah wawasan yang berharga, tekait masalah ekonomi yang menjadikan dasar sehingga pendidikan serta kesehatannya rendah,” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB