Warga Sampang Kembali Terciduk Membawa 3,2 Kg Sabu, Ini Komentar Seknas BAANAR GP Ansor Pusat

0
264

Sampang, (regamedianews.com) –
Madura benar-benar darurat Narkoba, hal itu dapat dilihat dari beberapa fakta mengejutkan yang berhasil di ungkap aparat Penegak Hukum dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur seperti beberapa bulan lalu di banyuates Sampang diamankan hampir 9 Kg Sabu oleh aparat kepolisian, kemudian di daerah Surabaya Petugas juga Sudah menembak mati 2 terduga bandar asal Madura dan menyita sekitar 7 kg Sabu, lain halnya beberapa kali petugas bandara Juanda mengamankan para kurir Sabu yang hendak membawa barang haram tersebut menuju Madura melalui bandara International Juanda.


Namun meski demikian para pengendali barang terlarang tersebut rupanya masih belum ciut nyali, itu terbukti pada Jumat (4/5) petugas dari BNNP Jawa Timur Kembali membekuk Pria bernama Ahmadi (35) warga Panjelin Sokobanah Daya Kecamatan Sokbanah Sampang yang kedapatan membawa 3,2 kg Sabu.

Ahmadi diamankan oleh petugas Jumat Sore sekitar Pukul 17.00 WIB dipintu Masuk Jembatan Suramadu.

Barang haram asal Malaysia tersebut disembunyikan tersangka didalam tas dan rice cooker yang hendak dibawanya menuju Madura.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Nasional Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) GP.Ansor Pusat R.Ghufron Siradj meminta patugas untuk terus memantau dan menindak tegas para cukong Narkoba, dirinya juga mengapresiasi kinerja BNNP Jawa Timur yang dengan Sigap beberapa kali telah berhasil meringkus dan menggagalkan peredaran barang haram tersebut kewilayah Madura.

“Terima kasih pada petugas dari BNNP Jawa Timur, kami harap petugas dapat menindak tegas dan mengungkap terus ke akar-akarnya”; ujarnya Minggu (6/5) kepada regamedianews.

Pria kelahiran Sampang Madura itupun berharap para petugas dapat bekerja semaksimal untuk dapat membongkar para bandar barang haram tersebut, karena dirinya menduga ada pengendali besar di Madura yang sampai saat ini belum bisa diungkap.

“Logikanya begini, dari beberapa kilo barang bukti yang diamankan petugas dari beberapa kejadian, yang tertangkap hanya mayoritas kurirnya, berarti ada kemungkinan besar ada pengendalinya dong”; imbuhnya.

Ahmadi bersama barang bukti

Oleh sebab itu, dirinya mengatakan bila dibutuhkan dirinya dan organisasi binaannya itu siap untuk menjalin sinergi guna membantu aparat dalam memberantas Narkoba terutama demi menyelamatkan Madura Yang merupakan tanah kelahirannya.

“Ironis sekali, Madura kini menjadi sasaran empuk para bandar, jika memang dibutuhkan kita (BAANAR) siap membantu”; tambahnya.

Dan dirinya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat utamanya generasi muda Agar bahagia tanpa narkoba.

“Kita bisa kok bahagia tanpa Narkoba, misalnya ngopi, shalawatan, Itu juga media kebahagiaan yang sehat”;pungkasnya.(md/har/di)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here