Ini Pesan Rektor UTM Pada Peserta SBMPTN 2018

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Terharu bahagia dan terharu sedih pasti dirasakan oleh peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) setelah melihat hasil perjuangan yang telah dilakukan peserta SBMPTN pada tanggal 8 Mei 2018 lalu, pada Hari Selasa tanggal 3 Juni 2018, pengumuman Hasil SBMPTN 2018 serentak di seluruh kampus PTN se-Indonesia.

Tidak lepas di daerah jawa timur, Kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Timur yang berlokasi di Bangkalan Madura, juga ikut andil menjadi pilihan favorit peserta SBMPTN 2018.

Oleh karena itu, Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Moh. Syarif M,S.i menyatakan ucapan selamat kepada seluruh peserta SBMPTN 2018 yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi Negeri (PTN), dan juga mengapresiasi atas perjuangannya serta menghimbau kepada seluruh peserta yang belum lulus untuk optimis melanjutkan pendidikan melalui jalur seleksi nasional mandiri masuk perguruan tinggi (SNMPTN).

Baca Juga :  Parkir Liar Dihalaman Puskesmas Kedungdung Kembali Beroperasi

“Selamat kepada seluruh peserta yang lulus SBMPTN 2018 dan peserta yang belum di takdhir lulus jangan pernah menyerah, teruslah optimis, karena pepatah mengatakan kegagalan merupakan awal dari kesuksesan”. tandasnya, Selasa (03/07/2018).

Selain itu, Moh. Syarif juga berpesan kepada peserta SBMPTN 2018 yang sudah lulus agar menggunakan waktu sebaik mungkin selama berada di perguruan tinggi. Karena kesempatan melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi merupakan impian semua orang, namun kenyataannya tidak semua orang bisa berjuang mengambil kesempatan itu.

Baca Juga :  Vaksinasi di Sampang Capai 15 Persen

“Harapan kami kepada calon mahasiswa baru, agar tidak membuang-buang waktu, artinya apa, gunakanlah kesempatan belajar selama empat tahun untuk menjadikan dirinya menjadi orang yang berkualitas, berintegritas dan loyalitas. Sehingga lulusan PTN, khususnya di UTM bisa bersinergi, mempunyai potensi daya saing tinggi yang siap menghadapi Global Warming,” ungkapnya. (sfn)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB