Jumlah Pasien DBD di RSUD Cibabat Cimahi Menurun

- Jurnalis

Jumat, 25 Januari 2019 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruangan pasien DBD di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Suasana ruangan pasien DBD di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Cimahi, (regamedianews.com) – Kapasitas ruangan rawat inap pasien Demam Berdarah Dangue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi, sudah mulai ada kekosongan.

Hal tersebut terlihat saat awak media berkunjung pada Jum’at, (25/01/2019) ke beberapa ruangan, terlihat pasien Demam Berdarah pada pekan yang lalu meningkat cukup signifikan.

Baca juga Waspada DBD Dengan Cara Terapkan 3 M

Dirut RSUD Cibabat Kota Cimahi Trias Nugrahadi mengatakan, pasien meninggal akibat demam berdarah dikarenakan pasien datang sudah dalam keadaan trombosit yang rendah.

Baca Juga :  15.328 KK di Aceh Selatan Mulai Terima BST Dari Pemerintah Pusat

“Pasien meninggal DBD datang pada hari Rabu pagi kemarin dengan kondisi yang sudah cukup berat, panasnya sudah memasuki hari ke enam. Sementara masa kritis DBD demamnya diantara hari keenam dan ketujuh. terang Trias, Jum’at (25/01).

Pasien sudah ditangani, ungkap Tria, sempat membaik sedikit, kemudian masuk ICU masa keberadaan pasien 24 jam. Tapi, pasien datang dengan kondisi yang kritis, dan pihaknya sudah melakukan semaksimal mungkin.

Baca Juga :  Dinsos Sumenep; Perlu Peran Masyarakat Untuk Menekan Tingginya TKI Ilegal

Baca juga Musim Hujan, Waspada Penyakit DBD

“Pasien meninggal hanya satu, kami berharap tidak ada lagi kejadian serupa, dari itu hendaknya pasien datang ke rumah sakit saat sudah merasa ada gejala demam, dengan begitu penanganan pun akan mudah,” ungkapnya.

Trias menambahkan, pasien DBD saat ini sudah cenderung menurun dibanding sebelumya. “Jumblah total pasien yang masih ada sekitar 60, dari 71 pasien DBD,” pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB