Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Toga Oleh KKN 70 UTM

- Jurnalis

Jumat, 25 Januari 2019 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN 70 UTM Pose bersama warga Desa Brakas

KKN 70 UTM Pose bersama warga Desa Brakas

Bangkalan, (regamedianews.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 70 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan penyuluhan pertanian mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di SDN Brakas Dajah 1, Desa Brakas Dajah, Kecamatan Modung, Bangkalan, Sabtu, (19/01/19) lalu.

Menurut Dosen Agroteknologi, Universitas Trunojoyo Madura, Diana Nurus Sholihah, S.Farm., Apt., M.Si. memaparkan mengenai tanaman toga yang tersedia di sekitar kita.

Baca juga Puding Jagung Sedot, Buatan Mahasiswa KKN 43 UTM

“Disebut tanaman Toga, karena biasanya tumbuh di pekarangan rumah. Jadi, bisa digunakan sebagai obat keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Upacara HUT RI Ke-74, Sarung Jadi Ciri Khas Santri di Cimahi

Selain itu, ia beserta tim-nya menampilkan beragam tanaman toga beserta manfaatnya yang terdapat di Desa Brakas Dajah kepada 33 warga yang hadir. Bahkan, ia juga menjelaskan bahwa fungsi tanaman toga untuk menghemat pengeluaran warga.

“Apabila ada yang sakit, tidak perlu buru-buru ke rumah sakit. Dapat memanfaatkan tanaman toga di sekitar kita. Asalkan takarannya sesuai dan diolah dengan cara yang benar,” ujar dosen Agroteknologi tersebut, Jumat (25/01).

Kemudian, pihaknya mendemonstrasikan cara pemanfaatan tanaman toga akar ilalang, yakni dengan menyiapkan akar ilalang, dibersihkan dan diblender.

Baca Juga :  Revitalisasi Pelabuhan Kamal, Ilmuan Gelar Focus Group Discusion, Hasilkan Gagasan Pariwisata

Baca juga KKN 67 UTM Hadirkan Inovasi Brownis Jagung Dan Rengginang Varian Rasa

“Kemudian disaring dan diendapkan, lalu air endapan tersebut kemudian dimasak dengan gula hingga menjadi serbuk,” jelasnya.

Sementara Kordinator Desa KKN 70, Muzemmil mengatakan, penyuluhan tersebut sangat bermanfaat untuk warga. Ia berharap masyarakat Brakas Dajah dapat memanfaatkan potensi yang ada di desanya. “Semoga masyarakat bisa memanfaatkan potensi desa ini sebaik mungkin,” ujarnya. (hlw/sfn)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB