Ucapan Karyawan BRI Bikin Aktivis Di Sampang Meradang

- Jurnalis

Senin, 25 Februari 2019 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Budiono, Koordinator Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) BANK BRI Sampang.

Agus Budiono, Koordinator Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) BANK BRI Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Oknum salah satu karyawan bagian koordinator Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Bank BRI Sampang sempat melontarkan kata-kata yang kurang elok di dengar bagi para aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Sampang, dengan mengatakan bahwa LSM adalah singkatan dari Lapar Sedikit Marah (LSM).

Tidak hanya itu, oknum karyawan Bank BRI Sampang bernama Agus Budiono ini juga meminta kepada sejumlah aktivis LSM untuk melaporkan ke aparat penegak hukum baik ke Kejaksaan ataupun ke Kepolisian, jika telah ditemukan masalah. Ungkapan itu berawal saat LSM Lira melakukan audiensi ke BRI Sampang.

Selain itu, Agus Budiono juga mengatakan, LSM hanya mementingkan kepentingan perut, tidak ada tujuan lain.

“Jekla LSM (Lapar Sedikit Marah, buk tabu’en, margen tabuk Lapar Sedikit Marah) (Kan LSM Mas, Lapar Sedikit Marah) dan memang mementingkan perutnya lapar sedikit marah”, ujarnya berkali-kali menyebut hal itu, Senin (25/02/2019).

Baca Juga :  Kunjungan Bupati Blitar Disambut Para Petinggi Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo

Lebih lanjut Agus Budiono mengatakan, “Ya kan memang begitu mas, intinya LSM itu seperti itu, mayoritas LSM ya seperti itu”, tandas Budiono.

Ungkapkan itu membuat para sejumlah aktivis LSM di Sampang geram dan meminta untuk menjaga nama baik LSM di Kabupaten Sampang.

“Ucapan itu akan memancing kemarahan banyak aktivis LSM di Sampang, jika tidak segera ada klarifikasi dari pihak Bank BRI”, Hal ini di ungkapkan Rolis Sanjaya selaku aktivis LSM Generasi Peduli Negeri (GPN) di Sampang.

Baca Juga :  Satgas Dropping Air Bersih Ke Lokasi TMMD Sampang

Selain itu, Rolis mengancam akan segera menemui oknum tersebut yang diduga telah melecehkan nama baik LSM untuk meminta klarifikasi bahwa siapa oknum LSM yang disematkan (Lapar Sekonik Marah) tersebut. Pasalnya walaupun itu tidak di lontarkan ke GPN, pihaknya merasa punya kewajiban bertanya.

“Sayang sekali jika saat ini masih ada oknum mengatakan seperti itu, dan LSM yang di maksud seperti apa dan di sematkan ke siapa. Intinya oknum karyawan Bank BRI ini harus segera mengklarifikasi dan menjelaskan siapa LSM itu”, pinta Rolis.

Hingga berita ini dilansir, pihak Bank BRI belum mencabut pernyataan itu. Bahkan ia masih memperkuat tuduhannya yang dinilai tak berdasar itu sebagai fakta yang akurat. (adi/har)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB