Ibunda Tiada, UAS Tetap Hadiri Tabligh Akbar Ikatan Keluarga Madura

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2019 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat madura tampak antusias dan mendengarkan tausiyah Ust. Abdus Shomad.

Masyarakat madura tampak antusias dan mendengarkan tausiyah Ust. Abdus Shomad.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Ulama Muda Indonesia, Ustadz Abdus Shomad mengisi Tabligh Akbar dan do’a bersama, untuk keselamatan bangsa yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) di lapangan akses Suramadu KM 4, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin (18/03/2019).

Puluhan ribu masyarakat dari berbagai element masyarakat tampak memadati lapangan IKAMA, guna mengikuti siraman rohani yang disampaikan oleh penceramah kondang Ustadz Abdus Shomad.

Dalam kesempatan itu, masyarakat yang datang dari berbagai daerah di Madura terlihat antusias dan menikmati lantunan kata yang disampaikan Ustadz Abdus Shomad.

Kendati demikian, pria kerap disapa UAS ini baru saja ketimpa duka, lantaran ibundanya meninggal dunia sebelum sholat subuh di rumah sakit Pekan Baru, UAS terlihat menampakkan diri dengan tegar, senyum dan professional di depan masyarakat Madura.

Baca Juga :  Tambelangan Festival Karnaval Jadi Hiburan Menarik Masyarakat Sampang

“Pagi ini emak saya meninggal dunia. Musibah terbesar yang dihadapi saat kita kehilangan orang yang telah melahirkan kita. Saya meminta doakan buat emak saya. Saya mohon beribu-ribu maaf kepada jamaah”, ungkap Ustadz Abdus Shomad.

Meskipun begitu, UAS menyampaikan terima kasih atas undangan yang telah diberikan oleh IKAMA, sehingga bisa memberikan tausiyah kepada umat islam yang ada di Bangkalan. Baginya, undangan di Madura merupakan bentuk pengakuan terhadap UAS sebagai bagian dari keluarga Madura.

“Saya diundang Ikatan Keluarga Madura. Saya kan bukan orang Madura tapi Riau. Setelah lama mikir, ternyata Abdus Somad dianggap keluarga Madura. Insya Allah kita keluarga bukan dari bahasa atau suku. Keluarga yg abadi dalam Lailahaillah Muhammadur Rosulullah”, ucap UAS dalam pembukaan ceramahnya.

Baca Juga :  Breaking News : Dua Warga Bangkalan Tewas Dibacok

Menurutnya, orang Madura adalah santri, berceramah di Bangkalan sama halnya berceramah di negerinya para ulama. Di setiap kunjungan, dirinya selalu berziarah ke tokoh-tokoh ulama. Seperti saat di Jombang ziarah ke KH Hasyim Azhari, KH Wahab, KH Bisri Syamsuri. Ternyata ketiga orang ini adalah murid Mbah Kholil Bangkalan.

“Ternyata hikmah semua ini, saya belum ziarah ke Mbah Kholil. Saya harus hadir kembali ke Madura dalam waktu yang akan datang. Insya Allah”, ungkapnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB