Nukar Sampah Bisa Dapat Tiket Sakoci

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2019 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komunitas Sampah (Eva) saat menaiki Sakoci.

Ketua Komunitas Sampah (Eva) saat menaiki Sakoci.

Cimahi, (regamedianews.com) – Kini untuk mendapatkan ticket Saba Kota Cimahi (SAKOCI) tidak harus dengan membelinya dengan uang, melainkan dengan menukarkan sampah atau menabungnya ke Bank Sampah Induk Cimahi (SAMICI).

Masyarakat boleh datang berbondong-bondong ke pendopo kantor DPRD kota Cimahi untuk menukarkan sampah bawaannya, ditukar dengan ticket SAKOCI.

Hal tersebut disampaikan Eva Ketua Komunitas Sampah di atas SAKOCI saat melaju mengelilingi tempat wisata dikota Cimahi. “Saya melihat Cimahi punya potensi, dengan SAKOCI_nya, tapi kok ticketnya mahal”, ucapnya, Minggu (28/07/2019).

Masyarakat banyak menganggap sepele padahal sampah plastik, logam, kaca, elektronik bisa menjadi nilai jual. Maka dari itu pihaknya ingin berperan aktif memberikan solusi, selain bisa merubah prilaku masyarakat menjaga kebersihan juga sekaligus bisa mendapatkan ticket SAKOCI.

Baca Juga :  KKN Kelompok 22 UTM Sosialisasikan Karakter Peduli Lingkungan

“Maka_nya kami jadi kepikiran, karena kalau dilihat Cimahi punya potensi wisata di dukung dengan Sakocinya. Jadi, sambil merubah prilaku untuk skala rumah tangga karena itu tanggung jawab masing masing. Dengan kegiatan ini masyarakat bisa memilah dan mengumpulkan barang yang sudah dianggap sampah, untuk disetorkan dan di konversikan dengan ticket SAKOCI”, paparnya.

Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Moh. Ronny menyambut baik kegiatan pengolahan sampah yang dikaitkan dengan lain, walau kecil pengelolaannya namun tetap akan berdampak. “Kita tukar sampah dengan ticket wisata itu luar biasa”, ujar Ronny, Senin (29/07).

Baca Juga :  HUT TNI Ke-80, Letkol Herik Ungkap Pesan Perpisahan

Harapannya, semoga ini bisa menjadi kampanye mengenai pengurangan sampah, juga menjadi program Zero West yaitu bagaimana cara mengurangi sampah dengan cara memilah sampah organik dan an organik.

Sekedar diketahui, kegiatan ini menggandeng dinas Lingkungan Hidup, Disbuparpora kota cimahi serta komunitas Gerakan Pungut Sampah (GPS). Juga perlu diketahui bahwa audah terbentuk 96 unit bank sampah di Cimahi. (agil)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB