Bupati Bangkalan Pantau Langsung Pemilihan BPD Serentak Di Desa Martajesah

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2019 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan, (regamedianews.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melaksanakan pemilihan serentak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Bangkalan, Jumat (15/11/2019).

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron meninjau langsung pemilihan serentak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tersebut, diantaranya Desa Martajesah, Kecamatan Bangkalan.

Menurut Ra Latif tujuan dilaksanakan peninjauan pemilihan serentak BPD se-Kabupaten Bangkalan tersebut, hanya untuk memastikan pelaksanaan pemilihan BPD berjalan dengan baik dan kondusif.

“Alhamdulillah pemilihan BPD di Desa yang kami tinjau berjalan dengan lancar, aman dan tertib dengan musyawaroh”, ujarnya.

Baca Juga :  Logistik Pemilu 2024 Dari Mandangin Sampang Dikawal Ketat

Sehingga menurut mantan Wakil Ketua DPRD Bangkalan tersebut kabar pelaksanaan BPD tidak kondusif beberapa waktu lalu tidak dibenarkan. Karna hasil pantauannya pemilihan BPD berjalan kondusif.

“Mudah-mudahan seluruh desa yang menyelenggarakan pemilihan BPD bisa berjalan aman, damai dan tertib juga”, tambahnya.

Sementara itu Kapala Desa Martajesah H. Rahmad Rasyid mengatakan, Pemilihan BPD di kalurahan Martajesah berjalan dengan aman dan lancar.

Menurutnya, musyawaroh pemilihan BPD di desanya dimulai pada pukul 07:30 wib, dan berjalan cukup singkat sekitar pukul 9 telah selesai.

Baca Juga :  Garnita Nasdem Sampang: Dirgahayu RI Ke-78 & Selamat Milad Bupati Sampang

“Pelaksanaan BPD di Kelurahan Martajesah dilakukan secara terbuka yakni dengan bermusyawaroh dan sesuai dengan tahap-tahap peraturan yang ditentukan pemerintah”, ungkapnya.

Ia menambahkan, desa Martajesah terdiri dari 3 dusun dan merekrut 5 anggota BPD. Dengan sistem pelaksaannya dilakukan secara voting dan musyawaroh.

“Pertama dari dusun Belandungan terdiri dari 2 orang. Dusun pertamanan juga 2 orang dan dusun Martajesah 1 orang. Jadi, jumlahnya 5 orang”, pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB