Musrenbangcam Robatal Tahun 2021, Hasilkan Lima Prioritas Utama Pembangunan

Wakil Bupati Sampang (H. Abdullah Hidayat) saat menyampaikan sambutannya dalam Musrenbang RKPD tahun anggaran 2021 di Kecamatan Robatal.

Sampang, (regamedianews.com) – Pemerintah Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) tahun anggaran 2021.

Tema yang di usung dalam Musrenang RKPD tahun 2021 tersebut yakni, Penguatan Kontribusi Sektor Unggulan dalam Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi menuju Kecamatan Robatal Hebat Bermartabat.

Baca Juga

Baca Juga; seleksi kompetensi dasar cpns akan digelar bulan februari

Pada Musrenbang RKPD 2021 kali ini dibuka oleh Wakil Bupati Sampang H  Abdullah Hidayat dengan dihadiri Pj. Sekdakab H Yuliadi Setiawan, DPRD Sampang Dapil III, Alan Kaisan dan Markanji, Kepala OPD, Forkopimcam Robatal, Kepala Desa dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Robatal H. Kiyatno dalam laporannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya Musrenbang RKPD untuk merumuskan musyawarah tahunan antar pemangku kepentingan. Selain itu, untuk membahas dan menyepakati hasil Musrenbangdes yang sebelumnya dilaksanakan di masing-masing desa.

“Musrembangcam yang hari ini kita ikuti bersama merupakan forum pembahasan hasil daftar usulan desa dilingkup kecamatan baik dibidang infrastruktur, sosial, budaya, ekonomi maupun pemerintahan,” terangnya.

“Potensi sembilan Desa di Kecamatan Robatal ini rata-rata dari sektor pertanian. Namun, juga ada sentra batik di Desa Jelgung, Meubel di Desa Tragih, Agropolitan di Desa Gunung Rancak dan Lepelle,” tambah H. Kiyatno, Selasa (18/02/2020).

Lebih lanjut H. Kiyatno mengatakan, ada beberapa permasalahan dan kendala yang dialami masyarakat Kecamatan Robatal, terutama masalah kekeringan karena hal itu menjadi hantu ketika musim kemarau.

“Masalah kekeringan yang selalu menimpa masyarakat ini perlu perhatian khusus penanganan jangka panjang sehingga kita tidak selalu dihantui krisis air bersih ketika sudah tiba musim kemarau,” ucapnya.

H. Kiyatno menambahkan, di Robatal hanya ada satu BUMDes yang dikelola secara sehat. Yakni Desa Jelgung sendiri melalui BUMDesnya mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar 10 juta tiap tahunnya.

Baca Juga; putra terbaik bangkalan kiki peraih medali emas sea game 2019 diarak warga

Ketika musim penghujan, pihaknya bersama Puskesmas setempat melakukan program safari ke Masjid beberapa desa untuk mensosialisasikan dan memberi obat pencegahan demam berdarah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat berharap Musrenbangcam menjadi forum untuk mempertajam menyelaraskan, mengklarifikasi dan mencapai konsensus terkait usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah tingkat kecamatan.

“Program yang telah terealisasi di 2019 akan dievaluasi, kemudian dilakukan perencanaan untuk pembangunan tahun depan dan diharapkan hal itu sesuai dengan usulan masyarakat di bawah,” ujarnya.

Ada lima prioritas pembangunan di era kepemimpinannya bersama Bupati H. Slamet Junaidi diantaranya, Pertama; Peningkatan nilai tambah guna mendukung proses tranformasi ekonomi, peningkatan kualitas dan perluasan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Kedua; Pengentasan kemiakinan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui pembangunan pendidikan, kesehatan serta sarana dan prasarana dasar masyrakat.

Ketiga; Peningkatan kualitas sektor perekonomian dan pembangunan yang berkelanjutan serta pengentasan kemiskinan serta kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan pendidikan dan kesehatan.

Keempat; Percepatan reformasi birokrasi penyederhanaan regulasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dan Kelima; Peningkatan harmonisasi kehidupan sosial masyarakat.

Menganggapi isu kekeringan di Robatal, ketika sambutan dirinya langsung memerintah Kepala DPRKP yang saat itu hadir juga untuk segera melakukan perencanaan untuk mengentaskan permasalahan kekeringan.

Lebih lanjut H Abdullah Hidayat menuturkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) tahun sebelumnya. Dan untuk Kecamatan Robatal tahun 2021 mendapatakan Rp. 2 miliar atau 6,24 persen dari total PIK Kabupaten yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perdesaan.

“Saya minta agar koordinasi antara pemerintah Kecamatan dan OPD lebih ditingkatan agar usulan pembangunan melalui Musrenbangcam dapat terlaksana dan memberi manfaat riil pada publik. Selain itu, Kecamatan Robatal dapat mendorong pencapaian prioritas pembangunan daerah dengan didukung oleh Pemdes setempat melalui dukungan APBDes maupun peningkatan peran BUMDes,” tuturnya.

H Abdullah Hidayat berharap peran serta masyarakat juga terlibat dalam proses pembangunan di Sampang untuk mewujudkan visi Hebat Bermartabat. “Semoga Musrenbangcam ini dapat melahirkan usulan-usulan yang visioner dan konstruktif demi kemajuan Kecamatan Robatal,” pungkasnya. (adi/har)

Pos terkait