Ini Penyebab Kebakaran SPBUM Sreseh Sampang

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak Kepolisian dan TNI mengecek ke lokasi kebakaran (SPBUM).

Pihak Kepolisian dan TNI mengecek ke lokasi kebakaran (SPBUM).

Sampang || Rega Media News

Penyebab terjadi kebakaran SPBUM milik Moh Zehri yang berlokasi di Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sekira pukul 18.45 Wib, Senin (10/08/2020) malam, diduga karena putung rokok yang di buang sembarangan di area SPBUM setempat.

Kasi Operasional Damkar Satpol PP Kabupaten Sampang, Maftuh Fathorrahman mengatakan, akibat kebaran tersebut, 2 unit mesin pengisian BBM yakni, 1 unit Solar dan 1 unit Premium serta 4 unit Sepeda Motor hangus terbakar.

Baca Juga :  Penuhi Keinginan Warga, Kades Karang Gayam Bangun Jalan Rabat Beton Gunakan Dana Desa

Kronologis kejadian, menurut keterangan Moh Zehri dan warga setempat, pertama kali api muncul dari mesin pengisian BBM Premium. Selanjutnya, api dengan cepat merambet ke mesin pengisian Solar.

“Karena yang terbakar BBM dan tiupan angin yang cukup kencang, maka api dengan cepat membesar dan ke area yang lebih luas dan menghanguskan barang-barang di sekitarnya,” terangnya, Selasa (11/08/20).

Lebih lanjut, Maftuh Fathorrahman menuturkan, dikhawatirkan api semakin membesar dan meluas ke pemukiman. Pemilik dengan di bantu warga  berusaha memadamkan api dengan menggunakan APAR dan air seadanya. Selanjutnya, warga dan Polsek Sreseh menghubungi Damkar Satpol PP  Sampang.

Baca Juga :  Keberadaan Aset Daerah Tak Jelas, JCW Bakal Ngeluruk Kantor Pemkab Sampang

“Pada sekira pukul 19.20 Wib, petugas Damkar tiba dit Tempat Kejadian Kebakaran (TKP) merelokasi TKK untuk mempermudah melakukan proses pemadaman. Sekira pukul  21.30 Wib, api berhasil di kuasai dan di padamkan dilanjutkan dengan proses pembasahan Jam. 22.00 Wib,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang
Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon
Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai
Nelayan Sampang Diimbau Waspada!, Angin Kencang Landa Selat Madura

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:41 WIB

Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Berita Terbaru

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB