Tiga Sekolah di Sampang Dipilih Jadi Sample Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Sampang || Rega Media News

Pasca dikeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur, tiga lembaga sekolah di Kabupaten Sampang, Madura, dipilih untuk menjalankan uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi covid-19 selama dua pekan yang akan dimulai pada tanggal 18 Agustus nanti.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Sampang, Asy’ari mengatakan, keputusan memilih tiga sekolah itu berdasarkan kajian tentang kondisi wabah covid-19 di setiap wilayah kecamatan resikonya lebih kecil.

Baca Juga :  H-2 Lebaran, Kepadatan Kendaraan Terjadi di Jalur Pasar Sampang

“Tiga sekolah yang dipilih untuk dilakukan uji coba itu yakni, SMA Negeri 1 Torjun, Kecamatan Torjun, SMA Negeri 1 Ketapang, Kecamatan Ketapang dan SMK Negeri 1 Tambelangan, Kecamatan Tambelangan,” katanya, Jumat (14/08/20) kemarin.

Selain itu, Asy’ari menuturkan, dalam uji coba tersebut diperkenankan untuk menyertakan satu sekolah Luar Biasa (SLB). Tapi, pihaknya tidak memilih SLB karena kondisinya dinilai mengkhawatirkan, karena letak sekolahnya berada di tengah Sampang kota dan Banyuates yang notabennya jadi wilayah penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Bikin Kaget, Biawak Berkeliaran di Kantor DPRD Sampang

“Sebenarnya SLB ada dua, satunya ada di Kecamatan Banyuates, tapi jumlah siswa ditingkat SMA ada tiga orang. Jadi, kami tidak memilih untuk dijadikan sample,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB