Pemkab Aceh Selatan Bebaskan Lahan Untuk Pembangunan Runway Bandara T. Cut Ali

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2020 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Udara Teuku Cut Ali, Aceh Selatan.

Bandar Udara Teuku Cut Ali, Aceh Selatan.

Aceh Selatan || Rega Media News

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan akan melakukan pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan dan perpanjangan landasan pacu (Runway) pada bandara T. Cut Ali Tapaktuan.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Selatan Filda Yulisbar dalam kunjungannya di Bandara T. Cut Ali mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sangat komit untuk pembangunan bandara T cut Ali ini.

“Kami siap melakukan pembebasan lahan milik warga seluas 10 hektar, untuk keperluan pembangunan dan perpanjangan landasan pacu (Runway) tahap. untuk tahap awal, mungkin kita bebaskan 4 hektar dulu,” ujarnya.

Pihaknya juga menunggu hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP). Setelah itu nantinya, baru bisa kita anggarkan berapa anggaran yang di butuhkan, ketika sudah ada hasil dari KJPP.

Baca Juga :  11 Desa di Sampang Dijabat Pj, Tiga Diantaranya Proses PAW

“Berapa permeter yang harus kita bayar untuk pembebasan lahan warga itu, kita beracuan dari hasil KJPP nantinya,” ujarnya.

Intinya, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Tgk Amran sangat komit untuk pembangunan bandara T. Cut Ali ini.

“Kita lagi menunggu proses dari pihak KJPP. Nantinya pihak KJPP Akan membuat harga tanah berapa yang harus kita bayar kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kepala Bandara Teuku Cut Ali Dodiek setyono ST Menambahkan, untuk masterplan Bandara cut Ali di targetkan sampai 1400 meter untuk landasan pacu (Runway), namun untuk sekarang ini panjang landasan pacu (Runway) hanya 1280 meter. Artinya, kita masih perlu pembebasan lahan untuk landas pacu sampai dengan 1.400 m.

Baca Juga :  PT Bank Aceh Syariah Cabang Tapaktuan Sentuh Pemkab Aceh Selatan

“Tetapi yang perlu kita genjot dulu untuk tahap awal 4 hektar untuk parkir kemudian baru 6 hektar lagi, untuk landasan pacu (Runway). kita di bandara T. Cut Ali untuk saat ini hanya pesawat perintis seperti susi airline grand caravan yang kapasitas penumpang hanya 12 orang,” ujarnya.

Bandara T. Cut Ali ini adalah bandara tertua di Pantai Barat selatan. “Kita bersama-sama dengan pemerintah kabupaten Aceh Selatan untuk memajukan bandara T. Cut Ali ini,” pungkasnya. (Asmar Endi)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB