Derita Ahmad Wildan, Bocah di Bangkalan Yang Mengidap Penyakit Kanker Penis

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2020 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Widan, seorang bocah yang menderita penyakit kanker penis tengah dikunjungi anggota DPRD Bangkalan.

Ahmad Widan, seorang bocah yang menderita penyakit kanker penis tengah dikunjungi anggota DPRD Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Ahmad Wildan bocah mungil yang masih berusia 9 tahun warga Desa Pakaan Daya, Kecamatan Galis, Bangkalan, mengarungi hidup dalam penderitaan penyakit kanker penis.

Putra dari M. Toil itu mengidap penyakit kanker penis kurang lebih delapan bulan. Selama empat bulan terakhir penyakit yang bersarang di area penis wildan itu semakin parah dan timbul benjolan membesar.

“Sempat kami membawa wildan ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Akan tetapi kami tidak sanggup lantaran biayanya terlalu besar,” kata Toil.

Selama empat bulan terakhir, menurut Toil, pengobatan anaknya dilakukan secara tradisional. Namun, tetap saja tidak sembuh. Bahkan kondisi putra satu-satunya itu kian mengkhawatirkan.

“Karena penyakit anak saya semakin parah kami sempat membawanya kembali kerumah sakit RSUD Bangkalan, Rabu, (19/8) kemarin,” terangnya.

Selama di Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan, pasien sempat dibiarkan. Kemudian dari IGD dialihkan ke Poli dan sempat infus.

“Kemudian dari Poli kami diberikan surat rujuk ke Rumah Sakit dr. Soetomo. Setelah itu kami berangkat ke RSUD. Dr. Soetomo,” ungkapnya.

Selama di RSUD dr. Soetomo, lanjutnya, surat rujukan dari Poli RSUD Bangkalan tidak bisa digunakan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Baca Juga :  Perkuat Pembelaan, Vicky Prasetyo Tambahkan Acong Latif Dalam Tim Pengacaranya

“Sehingga kami mendaftar secara umum disana, dan anak saya hanya diobati dan diberi obat. Kemudian disuruh pulang dan hari senin depan disuruh kembali lagi ke RSUD dr. Soetomo,” terangnya.

Menanggapi kondisi itu, anggota DPRD Bangkalan, dari Kecamatan Galis, H. Mujiburrahman bertindak cepat setelah mendengar informasi pasien yang bernama Wildan warga Kecamatan Galis.

“Kami semalam menerima informasi kiriman foto dari teman teman media bahwa pasien wildan di bawa ke RSUD. Dr. Soetomo dan di tangani secara umum dan harus dibawa pulang lagi karena rujukan poli tidak buka kalau malam,” ujarnya, usai mengantarkan pasien ke RSUD Bangkalan, Kamis (20/8/20).

Akan tetapi, lanjut pria yang akrab disapa Abah Mujib, hari ini, Kamis (20/8), kami koordinasi dengan pihak RSUD Bangkalan.

Karena melihat kondisi pasien perutnya sudah sedikit mulai bengkak. Lebih baik dirawat di RSUD Bangkalan supaya ada pengawasan dari dokter. Dan pihak rumah sakit juga memfasilitasi.

“Dan alhamdulillah, hari ini setelah kami mendatangi rumah pasien langsung dibawa ke RSUD Bangkalan dengan ambulan dari Kecamatan Galis,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Gunung Rancak Tolak Pulang Dari Kejari Sampang, Hingga Penasehat Hukum Beri Pemahaman

Abah Mujib juga meminta kepada RSUD Bangkalan agar pasien penderita kanker itu difasilitasi dan semua biayanya ditanggung total.

“Karena keluarganya termasuk masyarakat yang tidak mampu sehingga perlu kehadiran pemerintah setempat untuk membantu meringankan beban keluarganya.” Jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Bangkalan, Dr. Farhat mengaku akan memfasilitasi pasien di RSUD Bangkalan terlebih dahulu.

“Nanti kalau memang RSUD Bangkalan tidak mampu maka akan kami rujuk ke Poli RSUD Dr. Soetomo. Namun sebenarnya itu harus ke poli. Namun untuk sementara kami rawat terlebih dulu disini,” terangnya.

Sedangkan untuk pembiayaan, kata Farhat, pembiayaan pasien akan tetap ditanggung oleh pemerintah daerah melalui Biakesmaskin Jawa Timur.

“Jadi Pemda akan tetap membantu baik fasilitas maupun pembiayaan,” pungkasnya.

Sangat membutuhkan uluran tangan kita untuk sedikit meringankan beban mereka.
Salurkan donasi anda ;

Apabila ingin berdonasi terhadap Ahmad Wildan dan keluarga penderita penyakit Kanker Penis dari Desa Pakaan Dajah Kec. Galis dari keluarga yang tidak mampu.
Salurkan donasi anda ;

Nur Anisa / Mudahri Mulyanto.
Nomer Rekening Bank BCA 1851518750 / 1851518741. Telpon 087752591973, 087701859333

(sfn/sms)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB