SKK Migas Jabanusa Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2020 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto screnshot ketika pelaksanaan Webinar peningkatan Kompetensi Wartawan oleh SKK Migas dan KKKS Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa)

Foto screnshot ketika pelaksanaan Webinar peningkatan Kompetensi Wartawan oleh SKK Migas dan KKKS Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa)

Surabaya || Rega Media News

Musim pandemi tak menghalangi para jurnalis menambah kapasitas keilmuan mereka di dunia jurnalistik. Keterbatasan ruang gerak justru membuat semangat para pewarta semakin meningkat.

SKK Migas dan KKKS Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) pun memfasilitasi peningkatan kapasitas wartawan ini melalui webinar khusus.

Sedikitnya ada 70 jurnalis dan 30 praktisi humas SKK Migas dan KKKS Jabanusa yang ikut dalam webinar ini dan setiap pekannya menawarkan kompetensi yang berbeda-beda.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi mengatakan, ia berharap upaya peningkatan kompetensi ini bisa tetap berjalan lancar dan mematuhi standar pencegahan Covid-19.

“Saya berharap, meski tidak bisa bertemu dalam satu lokasi, namun acara ini bisa meningkatan hubungan baik antara SKK Migas dan KKKS Jabanusa dengan teman-media. Lebih dari itu, semoga ini bermanfaat untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi peserta,” kata Nurwahidi, Rabu (9/9/20).

Baca Juga :  64 Travel Resmi Memiliki Izin Umrah/PPIU Kemenag RI di Aceh, Ini Daftarnya !!!

Pemateri kegiatan di pekan pertama adalah Dr. Nanang Krisdinanto, Drs., M.Si. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya mengisimateri Menulis Features.

Ditengah serbuan media social yang membuat semua orang mengunggah informasi, kata Nanang, keberlangsung industry media dan jurnalis ditentukan oleh kemampuan menghadirkan karya jurnalistik yang mampu menyentuh jiwa pembaca melalui karya features.

Dipaparkan, jurnalis harus mampu mengolah kata-kata. Salah satu tipsnya, wartawan harus bisa menghindari penulisan kata-kata sifat seperti cantik, bagus, indah, heboh, ramai dan sejenisnya. Diskripsikan kata sifat itu sehingga pembaca benar-benar merasakan secara spesifik tentang apa yang ingin digambarkan.

“Intinya, jurnalis harus bisa membuat orang yang membaca, termasuk orang yang buta, bisa merasakan keindahan, kecantikan atau kebagusan dari olahan kata-kata yang Anda sajikan,” ungkap Nanang.

Baca Juga :  MCK Menjadi Pelengkap Rehab Rutilahu TTMD Sampang

Sementara materi tentang menghasilkan informasi melalui foto disajikan oleh fotografer senior Jawa Pos, Beky Subechi. Peraih penghargaan beberapa lomba foto ini menjelaskan bagaimana sebuah foto mampu menjelaskan banyak informasi.

“Jika dulu hobi maupun pekerjaan fotografi menjadi pekerjaan yang mahal, karena kameranya saja mahal. Tetapi dengan perkembangan teknologi, semua bisa memotret dengan gadget dan hasilnya pun sudah banyak yang bagus,” tutur Beky.

Beky pun menjelaskan beberapa tips memotret yang ideal sehingga kita mampu menghasilkan foto yang baik. Salah satunya adalah sudut pandang, cara pengambilan angle yang ingin ditonjolkan hingga pentingnya melihat cahaya matahari untuk warna yang akan ditanggap oleh kamera.

“Salah satu tantangan terbesar lainnya membuat foto saat acara seremonial. Seorang jurnalis harus mampu membuat foto yang punya nilai jurnalistik, jangan seperti orang awam,” jelasnya. (red)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB