Silaturahmi Bersama Anggota DPR RI, JCP Bahas UU ITE Hingga Perlindungan Guru Ngaji

- Jurnalis

Senin, 22 Februari 2021 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Ali Ridha anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar Dapil Madura (tengah) bersama Ketua Jurnalis Center Pamekasan Mulyadi Izhaq (kiri) saat acara silaturahmi.

Muhammad Ali Ridha anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar Dapil Madura (tengah) bersama Ketua Jurnalis Center Pamekasan Mulyadi Izhaq (kiri) saat acara silaturahmi.

Pamekasan || Rega Media News

Dalam rangka memperkuat sinergitas Jurnalis Center Pamekasan (JCP) melakukan silaturahmi bersama anggota DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Ali Ridha.

Silaturahmi tersebut berlangsung cukup lama di salah satu tempat pertemuan kabupaten Pamekasan, Minggu (22/02/21).

Dalam silaturahmi itu, banyak hal yang dibahas. Mulai dari tentang dunia jurnalistik berkaitan dengan UU ITE, perlindungan guru ngaji dan mengenai bantuan sosial (bansos) yang ada di Madura.

Ketua Jurnalis Center Pamekasan Mulyadi Izhaq mengatakan, silaturahmi itu untuk memperkuat sinergi dan kemitraan JCP bersama anggota DPR-RI. Utamanya dalam menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat.

“Tentu ada beberapa hal yang kami diskusikan bersama Muhammad Ali Ridha kaitannya dengan bidang sosial dan keagamaan,” kata pria kelahiran Pamekasan ini.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Selatan Kembali Berdonasi Untuk Palestina

Dikatakan alumni IAIN Madura ini, di bidang agama ia menyampaikan, terkait kondisi guru ngaji yang ada di Madura yang belum tersentuh dan mendapatkan perlindungan dari pemerintah.

Ia menitipkan untuk anggota DPR RI dapil Madura, agar memperjuangkan nasib guru ngaji agar sama-sama mendapatkan santunan dan perhatian.

“Kontribusi guru ngaji cukup besar dalam merawat generasi muda. Mengajar dengan penuh keikhlasan dan ini sudah saatnya dibantu oleh pemerintah,” ujar mantan aktivis PMII ini.

Selain itu, di bidang sosial sebagai mitra komisi XIII Muhammad Ali Ridha, ia berharap agar ada perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS ) di Madura. Sebabnya, ada banyak masyarakat yang kurang mampu belum sentuh bantuan pemerintah.

“Poin-poin dan keluhan itu yang kami sampaikan sebagai perlindungan dan bantuan masyarakat Madura,” katanya.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Bagikan Kunci Ganda Cegah Curanmor

Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Ali Ridha mengatakan, hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan kemajuan terhadap masyarakat Madura akan disampaikan terhadap pemerintah. Utamanya, untuk kementrian sosial dan kementerian agama sebagai mitranya.

“Untuk guru ngaji nanti disampaikan ketika rapat dengan kementerian. Saya menemukan ada guru ngaji yang diberi dengan jagung dan beras,” ceritanya.

Dikatakannya, ada ribuan guru ngaji yang sudah semestinya mendapatkan perlindungan.

”Sebelumnya, ini sudah dibahas di kementrian, hanya saja ada perubahan kementerian. Sehingga ini perlu diusulkan ulang,” tambahnya.

“Perlindungan guru ngaji yang ada di Madura nantui disampaikan kembali dengan kementerian agama dan Kementerian sosial. Pada prinsipnya negara harus hadir,” pungkasnya. (hib)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB