Gegara BPKB, Dua Warga Sampang Dilaporkan Ke Polisi

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Sampang || Rega Media News

Muhibbah (41 th), asal warga Jl.Kramat, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, resmi melaporkan dua orang berinisial UF dan AN ke Mapolres setempat, Jum’at (06/08/21) lalu.

Informasi yang dihimpun regamedianews.com, keduanya dilaporkan lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Diketahui inisial UF, asal warga Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, dan inisial AN asal warga Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Kepada awak media, Muhibbah mengaku, dasar dari pelaporan tersebut bermula saat dirinya dimintai tolong oleh orang tuanya untuk menggadaikan BPKB Mobil.

“Mau gadaikan BPKB, butuh uang buat rehab musholla. Saya minta tolong ke suami, tapi sekarang sudah cerai, dia ngaku punya teman namanya UF (inisial, red) bisa gadaikan BPKB,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Sampang Sumbang 102 Kantong Darah

Jadi, kata Muhibbah, waktu itu ia pasrahkan ke suaminya, namun UF menitipkan BPKB tersebut ketemannya bernama AN (inisial, red). AN disebut-sebut mau menggadaikan sertifikat rumahnya ke Bank.

“Kata UF, nanti sekalian dititipin atas nama AN rencananya akan meminjam uang Rp 200 juta dengan pembagian saya mau dikasih Rp 60 hingga Rp 70 juta,” ungkap Muhibbah.

Ia mencetuskan, namun sampai dua bulan belum ada kabar, hingga dirinya dan suami bercerai. Muhibbah mengaku juga kerap mendatangi rumah AN langsung, untuk menanyakan pencairan uang tersebut.

“AN ini jawabnya nanti terus. Semenjak cerai dengan suami, persoalan itu saya ambil alih dan nagihnya ke AN, karena BPKB itu atas nama AN,” cetus Muhibbah.

Pada bulan Juli lalu, ungkap Muhibbah, dirinya meminta pada AN agar BPKB tersebut dicabut, karena tidak ada kejelasan dan AN terkesan mengulur-ngulur waktu.

Baca Juga :  Video Viral di Sampang, Pemeran Mengaku Menyesal dan Meminta Maaf

“AN janji mau mencabut BPKB itu. Tetapi, justru menghilang dan tidak ada kejelasan. Bahkan, Hp_nya di non aktifkan. Karena tidak ada itikad baik, saya lapor polisi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi melalui Kanit Tipiter Aipda Sonny membenarkan, adanya pelaporan kasus tersebut.

“Masih dalam proses penyidikan untuk berapa saksi dan rencana kapan itu jadi ranah kami. Kami mohon maaf tidak bisa menyampaikannya,” ujar Sonny dikutip dari salah satu media.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan kedua terlapor inisial UF dan AN belum bisa dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon selulernya, bahkan terdering nada tidak aktif.

Berita Terkait

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun
Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang
Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus
Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep
Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis
Aktor 23 TKP Pencurian Motor di Sampang-Bangkalan Tertangkap
Hilang Lagi!, Polisi Usut Pencuri Mesin Traktor Disperta-KP Sampang

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:04 WIB

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:27 WIB

Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:08 WIB

Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:07 WIB

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Senin, 5 Januari 2026 - 23:12 WIB

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB