Tim SAR Berhasil Temukan Bocah Tenggelam di Gorontalo

  • Bagikan
Caption: Tim SAR gabungan berhasil temukan jasad bocah tenggelam di perairan Oluhuta, Bone Bolango, Gorontalo.

Gorontalo || Rega Media News

Seorang bocah laki-laki berumur 10 tahun yang belum lama ini tenggelam di Sungai Bolango, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, di perairan Oluhuta Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (29/09/21).

Usaha pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Leor Ahmad itu, akhirnya membuahkan hasil, setelah Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Gorontalo, Polri, BPBD, dan IEA melakukan upaya pencarian terhadap korban selama kurang lebih 3 hari sejak peristiwa nahas tenggelamnya korban di sungai Bolango.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang didapatkan media ini, korban tenggelam bersama dua orang temannya, saat sedang bermain di sungai Bolango. Beruntung kedua temannya, berhasil tertolong oleh pekerja tanggul yang ada di sekitar lokasi kejadian, yang langsung menyelamatkan mereka.

Namun tidak dengan Leor Ahmad, ia tak sempat tertolong lagi, karena korban tenggelam dan masuk hingga ke bagian paling dalam sungai, yang akhirnya peristiwa nahas tersebut berujung terenggutnya nyawa korban.

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, I Made Junetra, terkait hal ini menerangkan, korban berhasil ditemukan pada Sabtu (25/09/2021), Pukul 08.30 Wita, pada jarak kurang lebih 18 KM ke arah selatan dari lokasi tenggelamnya korban.

“Tepatnya di perairan Olohuta Kecamatan Kabila Bone. Pada saat sedang melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet, Tim SAR Gabungan melihat sesosok korban yang sedang mengambang. Kemudian korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” terang I Made, lewat keterangan tertulisnya yang diterima regamedianews.com, Sabtu (25/05/21).

Ia mengucapkan banyak terima kasih, kepada semua pihak yang sudah membantu Tim Basarnas selama pelaksanaan operasi SAR, baik dari unsur TNI/Polri, BPBD, dan IEA.

“Semoga sinergitas Basarnas bersama Potensi SAR, bisa terus terjalin satu sama lain, bukan hanya di saat misi kemanusiaan saja,” pungkasnya.

Dengan ditemukannya korban pada hari ketiga pencarian, Operasi SAR kemudian ditutup dengan resmi, dan seluruh unsur di dalamnya dikembalikan ke satuan masing-masing.

  • Bagikan
Klik disini??
Ada Informasi??
Selamat Datang Di regamedianews.com
Silhkan Sampaikan Informasi Anda !!!!