Penghapusan Penerima BLT DD Gampong Gunung Kerambil Diduga Tidak Transparan

- Jurnalis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tampak kantor Keuchik Gampong Gunung Kerambil tertutup.

Caption: tampak kantor Keuchik Gampong Gunung Kerambil tertutup.

Aceh Selatan || Rega Media News

Penghapusan nama penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun 2021 di Gampong Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, diduga tidak transparan.

Sejumlah warga Gampong Gunung Kerambil kecewa dengan sikap Keuchik setempat. Pasalnya, ada 29 Kepala Keluarga (KK) dihapus dari BLT DD.

Aktivis Aceh Selatan Mayfendri mengatakan, penghapusan penerima BLT DD itu diduga tidak transparan, karena saat rapat hanya perwakilan dari masing-masing lorong.

“Sejauh kita ketahui, saat rapat di Kantor Keuchik Gampong Gunung Kerambil, beberapa waktu lalu itu yang hadir kebanyakan penerima BLT dari APBN,” bebernya, Kamis (07/10/21).

Baca Juga :  DPRD dan Plt Bupati Gorut Diminta Selidiki Proses Tender RS Pratama

Bahkan, lanjutnya, penerima BLT DD yang tidak dihapus ada dari honorer dan tenaga kontrak di instansi pemerintah. Karena ada saudara yang bersangkutan ikut rapat, maka tidak jadi dihapus.

“Kita setuju penghapusan penerima BLT DD berdasarkan surat dari Kementrian Desa dan Pemkab Aceh Selatan, tetapi jangan terkesan pilih kasih,” ucapnya.

Mayfendri menyatakan, sejumlah warga kecewa, saat pembagian BLT DD datang ke kantor keuchik, tetapi namanya sudah dihapus dari daftar penerima BLT DD.

“Totalnya 29 nama penerima BLT DD yang dihapus dari mulai Juni sampai Desember 2021 Rp. 60.900.000. Dana tersebut nantinya harus jelas dipergunakan untuk apa dan harus jelas alokasinya,” sebutnya.

Baca Juga :  Kabur Usai Tabrak 3 Motor, Mobil Warga Sampang Diamuk Massa di Surabaya

Oleh karena itu, ia meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan agar melakukan evaluasi terhadap kebijakan perangkat Gampong Gunung Kerambil yang telah menghapus nama penerima BLT DD.

Sementara itu, Keuchik Gampong Gunung Kerambil, Taufiq ketika dikonfirmasi wartawan secara terpisah membantah penghapusan penerima BLT DD tidak transparan.

“Penghapusan nama penerima BLT DD tersebut berdasarkan hasil musyawarah gampong. Bukan kehendak kita selaku perangkat gampong, namun hasil keputusan bersama masyarakat Gunung Kerambil mengingat dana gampong refokusing,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB