6 Desa di Sampang Terima Program Jatim Puspa

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang.

Caption: kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang.

Sampang || Rega Media News

Sebanyak 6 Desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapatkan program Jatim Puspa Tahun 2022 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dari 6 Desa yang mendapatkan program tersebut, diantaranya Desa Taman dan Labuhan Kecamatan Sreseh. Desa Kebun Sareh dan Temoran Kecamatan Omben, Desa Banjar Kecamatan Kedungdung dan Bire Timur Kecamatan Sokobanah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang Chalilurrahman, melalui Penggerak Swadaya Muda, Jufri mengatakan, 6 desa itu sudah dipastikan mendapatkan program tersebut, karena pendamping masing-masing desa sudah mengikuti bimbingan teknis bersama Pemprov Jatim.

Baca Juga :  FKR Temukan Pemalsuan Surat Tanah Bermasalah di Keputih Surabaya

Kriteria program Jatim Puspa tahun 2022 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena untuk tahun ini semuanya difokuskan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi Mandiri atau warga yang sudah diputus dari Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami hanya sebagai verifikasi dan memfasilitasi, karena yang menetapkan desa mendapatkan program ini adalah pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Sosial,” ujarnya, Rabu (30/03/2022).

Baca Juga :  Bupati Blitar Berikan Reward Kepada Peraih Medali di Porprov VI 2019

Jufri menambahkan, terkait pagu anggaran program tersebut, pihaknya belum bisa menjelaskan karena masih dalam tahap verifikasi.

“Kami belum bisa menyampaikan pagunya karena di setiap desa yang mendapatkan program itu datanya tidak sama. Yang jelas pola pencairannya langsung ke rekening KPM dan DPMD sebagai pemantau atas realisasi program pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB