Gubernur Jatim Bagikan Zakat Produktif di Pamekasan 

- Jurnalis

Senin, 3 April 2023 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa didampingi Bupati Pamekasan saat membagikan Sedekah Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro. (doc.sh, regamedianews)

Caption: Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa didampingi Bupati Pamekasan saat membagikan Sedekah Produktif untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro. (doc.sh, regamedianews)

Pamekasan, -Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa membagikan Zakat Produktif untuk 100 pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Pamekasan, Minggu (02/04/2023).

 

Pembagian zakat produktif tersebut juga dalam rangka kegiatan safari Ramadhan yang sudah memasuki 10 hari kedua bulan puasa.

 

Adapun zakat produktif yang diberikan ialah tambahan modal usaha Rp 500 ribu per orang, serta sembako yang terdiri dari gula 1 kg, sejumlah mie instan, minyak goreng 2 liter, dan beras 3 kg.

 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa dirinya bersama rombongan keliling Kabupaten/Kota di Jatim dalam rangka mentasarufkan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro.

 

“Jadi di bawah usaha mikro. Memang cuma Rp 500 ribu karena pada dasarnya yang jualan gorengan, jajanan, atau nasi pecel itu tidak butuh modal besar,” tuturnya, saat ditemui sejumlah awak media.

 

Pihaknya melanjutkan, justru bagi pedagang kecil yang berpotensi akan terjerat dengan rentenir. “Jadi program ini agar mereka terhindar dari rentenir,” jelasnya

Baca Juga :  DPRD Usulkan 3 Dari 5 Nama Calon PJ Bupati Sampang

 

Khofifah menjelaskan, dibutuhkan format secara bertahap dan terukur yang bisa menghentikan kemungkinan terjerat rentenir. Misalnya modal usaha di Jawa Timur sendiri yang bisa diakses pelaku usaha hingga Rp 50 juta dengan bunga 3% per tahun.

 

“Saya rasa dengan bunga yang sangat rendah itu akan meringankan beban bagi pelaku usaha mikro,” tandasnya.

 

Khofifah juga mengatakan, pembagian zakat produktif merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari BUMD, Baznas, hingga instansi swasta seperti Sampoerna Foundation.

 

“Pokoknya kita melakukan kolaborasi memaksimalkan sapaan-sapaan untuk bisa memberikan penguatan untuk pelaku usaha ultra mikro itu sendiri,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengharapkan pemberian zakat ini bisa memperlancar pemasukan para penerima. Selain itu, dapat menghindarkan mereka dari utang dan jeratan rentenir.

 

Lebih jauh, dirinya mengatakan bahwa sedikit banyak pertumbuhan ekonomi Pamekasan relatif signifikan. Yakni 4,6% sejak dirinya dilantik akhir 2018 lalu.

Baca Juga :  Ops Pekat Semeru 2021, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Ratusan Kasus

 

“Selain itu, sebelum saya menjadi bupati, tingkat kemiskinan itu 16,7%. Saat jadi bupati 1 tahun, baru kemudian 14,5%. Waktu pandemi naik lagi menjadi 15,9%. Sekarang Alhamdulilah 13,8%,” jelasnya.

 

“Maka terima kasih sekali lagi, Ibu Gubernur. Sehat selalu dan selamat dalam perjuangan. Mudah-mudahan senantiasa menginspirasi dan membimbing kita,” tutup Tamam.

 

Salah satu penerima zakat produktif, Surahmat (55), yang juga merupakan pedagang keripik menyampaikan terima kasih. Ia juga mendoakan Gubernur Khofifah atas zakat dan bantuan yang diberikan, karena zakat dan bantuan ini untuk keluarga dan akan dijadikan sebagai modal usaha kripiknya.

 

“Bantuan ibu Khofifah mudah-mudahan barokah, manfaat fiddunya wal akhiroh. Sukses selalu, panjang umur dan barokah. Bantuan ini akan saya gunakan untuk modal usaha keripik. Terimakasih,” katanya.

 

Untuk diketahui, Khofifah juga menyempatkan diri melakukan ziarah Pesarean Batu Ampar Barat Pangbathok Proppo. Pasarean ini merupakan komplek makam para ulama yang diluhurkan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB