Gabungan LSM Akan “Geruduk” Bakesbangpol Sampang
SAMPANG • Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sampang, Madura, Jawa Timur, berencana mendatangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat.
Rencana tersebut, diperkuat dengan dilayangkannya surat permohonan audiensi resmi pada Senin (6/7/2026).
Langkah ini diambil menyusul mencuatnya polemik di ruang publik, ihwal eksistensi dan peran LSM akhir-akhir ini.
Para aktivis dari gabungan LSM, menduga adanya upaya terselubung untuk membatasi ruang gerak organisasi mereka.
Muncul kekhawatiran dari pihak LSM, fungsi kontrol sosial yang dijamin undang-undang mulai diintervensi oknum tertentu.
Merespons situasi tersebut, Sekretaris Garda Kawal Sampang (GKS), Abdul Azis, turut angkat bicara.
Ia menegaskan, pemerintah daerah semestinya tetap terbuka terhadap kritik dalam mengawal dinamika yang terjadi.
“Kami mengindikasikan adanya upaya pelemahan terhadap fungsi kontrol sosial,” ujarnya.
Melalui audiensi nanti, pihak LSM ingin meminta kejelasan dari Bakesbangpol terkait isu yang berkembang.
“Tentu agar komunikasi yang tersumbat ini bisa diurai,” tegas Azis kepada Rega Media.
Menurutnya, dialog yang dijadwalkan pada Kamis, 09 Juli mendatang akan menjadi momentum pembuktian.
“Pemerintah daerah harus menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan demokrasi yang sehat,” ucapnya.
Azis mengingatkan, instansi pemerintah tidak bersikap otoriter dan mengabaikan aspirasi masyarakat.
“Sinergi itu dibangun dengan saling menghargai, bukan dengan saling membungkam,” ketusnya.
Untuk diketahui, gabungan LSM yang dijadwalkan audiensi ke Bakesbangpol, diantaranya GKS, JKM, Komando HAM, TKN, Basupati, GPN, dan Libas 88.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


