Waspada, Seorang Wanita di Sampang Menjadi Korban Penipuan
Sampang -, Hati -hati, mungkin itulah kata yang patut menyikapi beberapa modus penipuan yang terjadi akhir-akhir ini
Beragam modus dilakukan untuk memperdayai korbannya, mulai dari asmara, hingga cara lain seperti memelas meminta bantuan
Terbaru, seorang perempuan muda warga kecamatan Robatal berinisial IS (30) menjadi korbannya, dengan niat tulus ingin membantu karena merasa iba, justru hal tersebut dimanfaatkan oleh si penipu
Berdasarkan keterangan IS, dirinya mengaku di dm di akun tiktoknya oleh pelaku, pelaku mengaku Rano Alfarizki sebagaimana di akunnya, pelaku mengaku bekerja di Pertamina di wilayah Papua
Untuk meluluhkan hati IS, pelaku mengaku kehilangan kontak dengan anak tercintanya dan mengaku terjebak ditengah laut, dengan nada memelas sambil menangis pelaku meminta bantuan kepada korban agar bisa dibantu mengijinkan kepada atasannya
“Iya menangis minta tolong agar diijinkan cuti mau bertemu dengan anaknya”,ujarnya, Kamis (30/7/26)
Karena iba, korbanpun mengiyakan kemauan pelaku, korbanpun mengikuti petunjuk pelaku yang telah mengirim nomer kontak seseorang agar dihubungi yang menurut pengakuan pelaku nomer tersebut adalah pimpinannya
“Saya telpon sesuai arahannya, sayapun gak mengerti kenapa dalam keadaan seperti lagi dihipnotis”,imbuhnya
Setelah mendapatkan ijin cuti, modus pelaku mulai.dilancarkan, dengan cara meminta bantuan meminjam uang kepada korban dengan dalih sebagai biaya transportasi helikopter ke daratan
“Awalnya mau meminjam 15 juta, tapi saya tidak punya uang sebanyak itu”, jelasnya
Pelaku terus mendesak korban agar mentransfer uang tersebut sambil mengancam harus bertanggung jawab karena sudah mengijinkan cuti ke atasannya
Menurut korban, jika tidak mentransfer uang tersebut korban akan dijemput oleh polisi sebagai pertanggung jawabannya karena telah mengijinkan pelaku cuti namun tidak memenuhi kebutuhan uang yang diminta
“Karena saya takut, maka saya transfer seadanya yakni sebesar 2 juta rupiah ke rekening bank OCBC 940810316072 atas nama Ferdian Tegar Imam SAD seperti yang diperintahkan pelaku”,imbuhnya
Setelah mengirim uang tersebut, korban baru menyadari bahwa dirinya telah ditipu, apalagi saat menghubungi pelaku sudah tidak bisa lagi, akun dan nomer WhatSap 085846671778 yang sebelumnya digunakan pelaku sudah tidak aktif lagi
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sejumlah dua juta rupiah, korban juga mengaku shock atas kejadian tersebut.


