Emil Dardak Daftar Ketua Demokrat Jatim
SURABAYA • Langkah Emil Elestianto Dardak untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026–2031 semakin mantap.
Didampingi sejumlah Ketua DPC dari berbagai daerah, Emil resmi mengembalikan formulir pendaftaran Calon Ketua DPD ke panitia Musyawarah Daerah (Musda) VII di Kantor DPD Demokrat Jatim, Kamis (20/8/2026) malam.
Kehadiran para pengurus daerah tersebut, bentuk dukungan kuat bagi Emil menjelang Musda VII Demokrat Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026.
“Kami mantap melangkahkan kaki bersama dengan ketua-ketua DPC untuk mengikuti Musda ke-VII Partai Demokrat Jawa Timur,” ujar Emil, dilansir dari Jatim Viva, Jumat (21/8).
Ia menegaskan, kebersamaan dan konsolidasi dengan para pengurus di daerah menjadi kunci utama untuk membawa Partai Demokrat Jatim jauh lebih baik ke depan.
“Kita semangat mengelola partai itu semua ketua DPC harus selalu rembuk. Ekspektasi bahwa hari esok harus lebih baik dari hari ini, bahkan hari kemarin juga,” tambahnya.
Jika kembali diberi amanah, Emil berkomitmen fokus memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
Ia menyadari setiap kabupaten dan kota di Jawa Timur memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda, sehingga strategi yang diterapkan pun tidak bisa diseragamkan.
“Kita ingin memperkuat struktur kita sampai ke akar rumput, dalam hal ini anak ranting. Setiap daerah punya kekhususannya masing-masing. Saya tidak bisa menyamakan Bojonegoro dengan Bondowoso,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Emil merancang program DPD ke depan yang bakal menempatkan DPC sebagai penggerak utama di daerahnya masing-masing.
“Program DPD pun DPC lead di depan,” tegas Emil.
Tak hanya soal penguatan internal, Emil juga mengingatkan seluruh kader agar selalu hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat kapan saja, bukan hanya menjelang momen pemilihan umum.
“Jangan pas lagi nyari suara saja. Justru hari inilah kita ini harus betul-betul hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.
✅ Penulis: Sam
✅ Editor: Redaksi


