SAMPANG • Atap ruang kelas SDN Moktesareh 2 Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, ambruk pada Sabtu (5/9/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.52 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala SDN Moktesareh 2 Moh. Kubat Syariat mengungkapkan, peristiwa naas itu terjadi sebelum jam istirahat sekolah.

“Yang ambruk ruang kelas dua,” terangnya saat dikonfirmasi Rega Media, Sabtu (5/9) siang.

Saat kejadian, terdapat belasan siswa beserta guru yang sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam ruangan.

“Awalnya plafon jatuh, siswa dan guru langsung keluar, beberapa menit kemudian atap langsung ambruk perlahan,” jelasnya.

Meski sempat panik, seluruh penghuni kelas dipastikan selamat tanpa mengalami luka-luka.

“Alhamdulillah semua siswa dan guru dalam keadaan selamat,” ungkap Kubat.

Ia mengatakan, ruangan yang ambruk hanya kelas II, dua ruangan di sekitarnya yakni kelas III dan IV kini ikut terdampak.

Menurut Kubat, posisi bangunan yang berdempetan membuat struktur atap kelas lainnya ikut tertarik.

“Yang ambruk kelas dua, tapi kelas tiga dan empat ikut ketarik. Kondisinya juga membahayakan,” bebernya.

Mengenai penyebab robohnya atap, ia menduga hal itu dipicu oleh kondisi kayu kuda-kuda bangunan yang sudah lapuk.

“Bagian penopang di sisi utara diketahui pecah, sehingga tidak mampu lagi menahan beban,” imbuhnya.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi