Kisah Haru Penjual Pentol Di Pelabuhan Kamal Yang Pendapatannya Semakin Menurun

- Jurnalis

Sabtu, 5 Januari 2019 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Hotimah penjual pentol yang mangkal dipelabuhan Kamal

Ibu Hotimah penjual pentol yang mangkal dipelabuhan Kamal

Bangkalan, (regamedianews.com) -Siapa yang tak tau pelabuhan Kamal Bangkalan, pelabuhan yang sebelum tahun 2009 itu menjadi pintu masuk dan keluar menuju pulau Madura, perputaran roda ekonomi waktu itu cukup menjanjikan, terutama kepada pedagang kaki lima yang setiap hari mengais rejeki dari para penumpang berlalu lalang waktu itu.

Kini semua tinggal cerita, mungkin hanya akan menjadi kisah bagi generasi yang lahir tahun 2000 an, karena ramainya pelabuhan Kamal sudah tidak bisa kembali dilihat seperti dulu, semenjak jembatan Suramadu resmi beroperasi, ditambah saat ini jembatan itu sudah gratis untuk semua kendaraan, semakin sulit rasanya pelabuhan Kamal akan kembali seperti dahulu. Hal tersebut juga berdampak kepada pedagang asongan yang ada disana.

Baca Juga :  Uluran Tangan Dandim 1314/Gorut Untuk Korban Kebakaran

Baca juga Beredar Hasil Pemeriksaan Mamin Mengandung Formalin di Sampang Hoax, Pentol Bang Ali Murni Tanpa Boraks

Seperti yang diceritakan Siti Khotimah (50 th) salah satu pedagang kaki lima di Pelabuhan Kamal Bangkalan, Madura, wanita sudah puluhan tahun mangkal di Kamal itu curhat terkait pendapatan dagangannya yang cenderung menurun karena sepi dari pembeli.

“Iya mas, setiap hari pendapatan dagangan saya ini selalu menurun karena sepi dari pembeli,” curhat Ibu Khotimah sambil mengayunkan alat tutup panci pentolnya, Sabtu (05/01/2019).

Lebih lanjut ibu penjual pentol ini menceritakan, sepinya peminat dagangan pihaknya sejak ada Jembatan Suramadu dan semakin sepi peminat, pasca digratiskannya Suramadu oleh Pemerintah.

Baca Juga :  Berlaga di Sumenep, Madura United Tundukan Madura FC Dengan Skor 4-1

Baca juga Polemik Pelabuhan Kamal Terancam di Tutup

“Dagangan ini maulai sepi sejak beroperasinya Suramadu dan pasca di gratiskan Suramadu oleh pemerintah, sehingga minat masyarakat untuk menyeberangi Pelabuhan Kamal ini sedikit,” cerita Khotimah.

Ia berharap, pelabuhan Kamal kedepan terus diminati pengunjung tentunya dengan berharap adanya inovasi dapat menarik orang-orang, untuk berkunjung dan melintas disana, sehingga jualannya ramai kembali hingga bisa menaikkan pendapatan para pedagang disekitar.

“Semoga dengan inovasinya pelabuhan Kamal ini bisa mendongkrak pengunjung dan bisa meningkatkan pendapatan dagangan yang saya jual disini,” harapnya. (sfn/fik)

Berita Terkait

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB