BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Tegaskan Akan Evaluasi dan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 10 April 2019 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya acara ngopi dan berdiskusi mengenai program JKN, oleh BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan dengan awak media.

Suasana saat berlangsungnya acara ngopi dan berdiskusi mengenai program JKN, oleh BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan dengan awak media.

Pamekasan, (regamedianews.com) – Pentingnya pemahanan mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan Cabang Pamekasan, mengajak seluruh wartawan untuk ngopi dan berdiskusi mengenai program JKN, Rabu (10/04/2019).

Acara yang diselenggarakan di Cafe Kunyah-Kunyah yang terletak di Jl. Kesehatan, Kelurahan Barurambat, Pamekasan, dihadiri beberapa awak media online, cetak dan elektronik yang telah bekerjasama dan menjadi mitra dengan BPJS Kesehatan.

Pada acara ngopi dan diskusi tersebut dihadiri langsung Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan dr. Elke Winasari selaku pemateri, di dampingi oleh Eko D.Kesdu, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik.

Pada kesempatan ini, banyak keluhan dari teman-teman wartawan mengenai pelayanan kesehatan, baik mengenai fasilitas kesehatan dan pelayan kesehatan, serta adanya pungutan biaya tambahan bagi peserta JKN.

Baca Juga :  Ketua FPPS Desak Pemkab Sampang Bentuk Tim Bagikan Vitamin

Seperti yang dikatakan Taufiqurrahman, warga Larangan – Pamekasan. Menurutnya, pengalaman tersebut terjadi ketika istrinya sedang melahirkan di salah satu bidan. Dirinya dimintai pungutan biaya Persalinan dari Bidan yg melakukan Persalinan tersebut sebesar 400 ribu, padahal dirinya beserta istrinya merupakan peserta JKN.

“Alasan biaya tambahan tersebut diminta oleh bidan yang melakukan persalinan tersebut, dengan dalih bahwa biaya persalinan tidak sepenuhnya ditanggung oleh BPJS kesehatan”, ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut dr. Elke menyampaikan, bahwasanya pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), baik di puskesmas atau bidan yang merupakan jejaring dari puskesmas, dan dokter praktik perorangan itu tidak dibenarkan adanya biaya tambahan.

Baca Juga :  Demo DPRD Pamekasan, Mahasiswa Bawa 3 Tuntutan

“Paket untuk persalinan telah dijamin oleh BPJS Kesehatan semua, mulai dari pemeriksaan dan lain sebagainya. Mengenai biaya tambahan dirinya perlu minta konfirmasi, apakah biaya tambahan tersebut untuk keperluan lain-lain atau bukan, misalnya pampers dan lain-lain, karena pampers tidak tercover oleh BPJS Kesehatan”, tandasnya.

Ia menegaskan, dirinya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan, apa yang menjadi keluhan masyarakat mengenai fasilitas dan pelayanan kesehatan, serta kedepan Pihak BPJS Kesehatan akan melakukan Sidak (Inspeksi mendadak) terhadap beberapa rumah sakit. (rkz/sbd)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Tambelangan melihat langsung kondisi pemuda Desa Mambulu Barat yang nekat bunuh diri, saat mendapat perawatan medis di Puskesmas setempat, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Gegara Putus Cinta, Pemuda di Sampang Nekat Bunuh Diri

Senin, 9 Feb 2026 - 10:15 WIB

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB