BKPSDM Sumenep Belum Pastikan Kuota Pengangkatan CPNS Tahun 2018

- Jurnalis

Selasa, 18 Juli 2017 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – untuk memenuhi kebutuhan prioritas di tahun 2018, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Sumenep mengajukan Calon Pegawai Negeru Sipil (CPNS) dengan jumlah yang cukup banyak.

Kepala BKPSDM Kab. Sumenep, Titik Suryati mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan sekitar 300 sampai 400 CPNS untuk kebutuhan prioritas pada tahun 2018. Pengajuan tersebut dilakukan karena sebelumnya memang ada permintaan dari pusat.

“Kami masih belum bisa memastikan ada berapa CPNS yang akan diangkat, akan tetapi kami sudah mengajukan ke Pusat. Namun, untuk mengenai berapa kuota didapat dari jumlah yang diajukan masih belum mendapat informasi lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (18/07/2017).

Baca Juga :  Promosindo Lebarkan Sayap Ke Sejumlah Kabupaten di Jawa Timur

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang paling dibutuhkan Kab. Sumenep atau yang menjadi prioritas saat ini ialah tenaga untuk ditempatkan di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Selain itu, ASN yang riil dibutuhkan Sumenep karena belum ada, salah satunya tenaga teknik pertambangan.

Baca Juga :  Antisipasi Terjadinya Bencana, BPBD Sumenep Bentuk Destana di 4 Desa

“Sementara untuk jangka waktu lima tahun ke depan, berdasarkan prediksi pihak kami, Pemkab Sumenep, butuh sekitar 4 ribu ASN. Kebutuhan tersebut untuk menggantikan ASN yang pensiun dan mengisi posisi yang belum ada,” terangnya.

Sekedar diketahui, saat ini jumlah ASN di Sumenep sebanyak 9.692. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah abdi masyarakat di daerah ini terus menyusut, tahun lalu sekitar 300 ASN pensiun. (gus)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB