Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat menemui massa aksi demo dari GMNI di depan Kantor Pemkab Pamekasan, (dok. Kurdi Rega Media).

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat menemui massa aksi demo dari GMNI di depan Kantor Pemkab Pamekasan, (dok. Kurdi Rega Media).

Pamekasan,- Bupati KH Kholilurrahman menanggapi tudingan dugaan praktik jual beli jabatan yang mencuat dalam aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pamekasan.

Ia menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk bersikap terbuka dan meminta setiap tuduhan disertai bukti yang jelas, agar dapat ditindaklanjuti secara hukum.

Pernyataan tersebut, disampaikan Kholilurrahman saat menemui langsung massa aksi GMNI di depan Kantor Pemkab setempat, Jumat (06/02/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pemerintah daerah belum menemukan fakta yang mengarah pada adanya praktik transaksi jabatan di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Soal isu jual beli jabatan yang beredar sampai saat ini tidak ditemukan bukti yang mengarah,” kata Kholilurrahman.

Baca Juga :  1 Muharram, Satgas TMMD Kodim Sampang Gelar Doa Bersama

Meski demikian, ia menegaskan, setiap informasi yang berkembang tetap disikapi secara serius.

Kholilurrahman mengaku telah membentuk tim internal untuk melakukan penelusuran, guna memastikan isu tersebut tidak benar atau segera ditindak jika terbukti.

“Saya sudah membentuk tim siluman, guna mencari bukti adanya jual beli jabatan. Beberapa orang saya sebar untuk memastikan informasi yang beredar,” ujarnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, ia mempersilakan pihak manapun, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan bukti secara resmi melalui jalur hukum.

Bahkan mendorong agar laporan disampaikan langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika memang terdapat indikasi kuat.

“Kalau memang ada bukti, ayo kita laporkan bersama-sama ke KPK,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini.

Baca Juga :  Angka Perceraian di Pamekasan Meningkat, Jumlah Janda Bertambah

Menanggapi isu adanya dua inisial, DD dan NN, yang disebut-sebut dekat dengan bupati, Kholilurrahman menolak memberi perlindungan kepada siapapun, jika terbukti melanggar hukum.

“Kalau memang yang disebut DD dan NN itu benar dan ada buktinya, silakan dibuka sekarang agar bisa kami tindak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, proses mutasi dan promosi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan dan prinsip merit system.

“Mutasi dan promosi jabatan akan kami lakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, tidak ada ruang untuk praktik-praktik menyimpang,” tegas Kholilurrahman.

Penulis : Kurdi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB