Siasati Efisiensi Anggaran, Bupati Pamekasan Pererat Birokrasi
PAMEKASAN – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meminta Aparatur Sipil Megara (ASN) di lingkungannya memperkuat sinergi birokrasi.
Langkah ini, sebagai respons kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, agar program pembangunan daerah tetap berjalan sesuai rencana.
Hal tersebut ditegaskan Bupati, saat menggelar Safari Ramadhan di Kecamatan Pademawu, Selasa (10/3/2026).
Ia menekankan, tantangan anggaran tidak boleh menghambat arah pembangunan Pamekasan.
“Sering saya sampaikan di mana-mana, termasuk kemarin di Galis, kuatkan birokrasi,” ujarnya.
“Birokrasi di semua tingkat, mulai dari pemerintah tingkat desa, kecamatan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” imbuh Kholilurraman.
Ia berpesan, para pejabat tidak terjebak dalam ego sektoral yang dapat menghambat kinerja pemerintahan.
Menurutnya, komitmen dan kolaborasi kunci utama dalam membangun daerah ditengah keterbatasan fiskal.
“Bergandengan tangan membangun Pamekasan itu perlu komitmen dan kolaborasi bersama,” tegasnya.
Kholilurrahman juga menginstruksikan Sekda, memastikan alokasi anggaran bagi pengembangan pengusaha mikro tetap terjaga.
“Sektor ini merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang paling tahan banting,” ucapnya.
Ia mengklaim, suntikan modal bagi pengusaha mikro tidak harus besar untuk memberikan dampak nyata.
Sebagai contoh, pedagang gorengan diprediksi hanya membutuhkan bantuan antara Rp2 juta hingga Rp2,5 juta untuk meningkatkan produktivitasnya.
“Rp2,5 juta itu mungkin bisa menambah wajan, kompor, dan alat lainnya,” ujar Kholilurrahman.
‘Saya sudah minta Pak Sekda untuk mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan pengusaha kecil,” tandasnya.
Ia berharap, seluruh elemen pemerintah dapat bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Dengan kolaborasi yang solid, saya optimistis visi Pamekasan yang maju dapat terwujud, meski ditengah efisiensi anggaran,” pungkasnya. (mrt)



