BANGKALAN • Kabar gembira untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Pemerintah daerah resmi meluncurkan program subsidi bunga kredit 0 persen, untuk mendongkrak modal usaha rakyat.

Program yang berpihak kepada rakyat tersebut, resmi dirilis pada Senin (18/05/2026), di Pendopo Agung Bangkalan.

Langkah strategis ini lahir berkat kolaborasi apik, antara Pemkab Bangkalan dan PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jatim.

Peluncuran program dipimpin langsung Bupati Bangkalan Lukman Hakim, bersama Direktur Utama Bank UMKM Jatim Irwan Eka Wijaya Arsyad.

Dalam sambutannya, Lukman menegaskan, program ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi bawah.

Menurutnya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi Bangkalan.

“UMKM adalah fondasi ekonomi daerah. Pemerintah hadir memberikan kemudahan akses modal agar pelaku usaha bisa berkembang tanpa takut terbebani bunga,” ujar Lukman.

Ia berharap stimulus ini bisa membuat UMKM Bangkalan “naik kelas”, mandiri, dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

“Saya berpesan, supaya bantuan tersebut modalnya benar-benar dipakai untuk usaha produktif,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad, mengapresiasi komitmen luar biasa dari Pemkab Bangkalan.

Ia membeberkan, sebelum program ini ada, pelaku UMKM biasanya dikenakan bunga kredit berkisar 9,5 persen hingga 12 persen.

“Suku bunga kredit yang seharusnya dibayar nasabah sebesar 9,5 persen, kini menjadi 0 persen, karena ditanggung penuh pemerintah daerah lewat subsidi,” jelas Irwan.

Bagi pelaku UMKM yang tertarik, Pemkab Bangkalan menyediakan plafon pinjaman yang bervariasi, mulai dari Rp5 juta, Rp10 juta, hingga maksimal Rp20 juta.

Untuk menyukseskan program ini, Pemkab Bangkalan telah mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp1,2 miliar.

Dana tersebut, ditargetkan bisa menyasar 600 pelaku UMKM di Bangkalan.

Syaratnya sangat mudah dan antiribet. Pelaku usaha wajib memiliki KTP Bangkalan, dan memiliki usaha aktif yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bangkalan.

Program tersebut, mendapat respons positif dan apresiasi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro setempat.

Subsidi bunga 0 persen ini, dinilai menjadi solusi konkret di tengah tantangan ekonomi saat ini agar UMKM lokal semakin berdaya saing. [sfn]