SURABAYA • Sukses mengukir prestasi, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kini membidik target yang lebih tinggi.

Setelah sukses menyabet predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024 lalu, Puskesmas tersebut kini bersiap melangkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kepala Puskesmas Omben drg. Yuanita Purnamawati menyampaikan, capaian prestasi WBK menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Predikat WBK yang kami raih, merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dan dukungan masyarakat,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Caption foto: Kepala Puskesmas Omben drg. Yuanita Purnamawati, (dok. foto istimewa).

Pihaknya berkomitmen untuk selalu menghadirkan pelayanan kesehatan yang bersih, transparan, dan profesional kepada masyarakat luas.

“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, serta mendorong peningkatan kualitas tata kelola menuju predikat WBBM,” tegas drg. Yuanita.

Selain itu, Puskesmas Omben juga terus mematangkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan baru berbasis langsung pada kebutuhan riil masyarakat.

“Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi, tentu dalam upaya percepatan reformasi birokrasi daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang KH. Ahmad Mahfudz menegaskan, penguatan integritas birokrasi dan peningkatan kompetensi ASN adalah kunci utama pelayanan publik.

Ia menegaskan, penguatan Zona Integritas dan peningkatan kapasitas ASN harus berjalan beriringan, supaya reformasi birokrasi semakin optimal.

“Kolaborasi ini sangat penting, demi menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan warga Sampang,” pungkasnya.

Komitmen ini diperkuat dalam acara Awarding dan Penguatan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yang digelar Pemkab Sampang di Surabaya selama dua hari.

Untuk sekadar diketahui, acara tersebut dihadiri Sekdakab Sampang, perwakilan LAN RI, hingga KemenPAN-RB beserta seluruh kepala OPD dan Camat.

Dalam agenda tersebut, juga mengumumkan tren positif kenaikan nilai SAKIP daerah yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun.

Nilai SAKIP Sampang tercatat meningkat dari 72,33 pada tahun 2023, naik menjadi 72,43 pada 2024, dan kembali melesat ke angka 73,55 pada tahun 2025.

Tahun 2026 ini, Pemkab Sampang menargetkan capaian nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) daerah bisa menembus target optimis di angka 76,83.

Kenaikan performa birokrasi, juga dibarengi dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sampang yang kini berada di angka 67,23.

Selain IPM, pertumbuhan ekonomi Sampang juga melonjak dari 1,71 persen menjadi 3,45 persen, diikuti penurunan angka kemiskinan menjadi 20,61 persen.

Tahun ini, selain mendorong Puskesmas Omben ke WBBM, Pemkab Sampang juga resmi mengusulkan Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Camplong untuk meraih predikat WBK.

✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi