BANGKALAN • BPJS Ketenagakerjaan Madura terus memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bangkalan yang digelar di kediaman Tavip, Ketua Takmir Masjid Mubarok Pangeranan, pada Selasa (2/6/2026) pukul 19.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura, Indriyatno, serta Sekretaris DMI Kabupaten Bangkalan, Djajus Sajuti.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kabupaten Bangkalan dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para takmir dan imam masjid.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura, Indriyatno mengatakan, para pengurus masjid dan imam memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Sehingga perlu mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kerja yang mungkin terjadi saat menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Melalui sinergi dengan DMI Kabupaten Bangkalan, ia berharap para takmir dan imam masjid dapat memahami manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlindungan ini penting agar mereka merasa aman dan terlindungi ketika menjalankan aktivitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Indriyatno, Kabupaten Bangkalan memiliki sekitar 1.000 masjid yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DMI Kabupaten Bangkalan, Djajus Sajuti, menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia menilai program perlindungan bagi takmir dan imam masjid merupakan bentuk perhatian terhadap para penggerak kegiatan keagamaan yang selama ini aktif melayani umat.

“Melalui sosialisasi ini, informasi terkait manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat tersampaikan kepada para pengurus masjid di seluruh Kabupaten Bangkalan. Harapannya, semakin banyak takmir dan imam masjid yang memperoleh perlindungan jaminan sosial,” katanya.

Dengan adanya kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kabupaten Bangkalan berharap penyebaran informasi mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih luas.

Sehingga, para takmir dan imam masjid di Bangkalan mendapatkan perlindungan yang memadai dari berbagai risiko kerja yang mungkin terjadi.

Penulis: Syafin
✅ Editor: Redaksi