SAMPANG • Lahan kosong di lingkungan Rutan Kelas IIB Sampang, Madura, Jawa Timur, disulap menjadi kebun produktif.

Pada Selasa (27/10/2026) pagi, puluhan warga binaan bersama petugas memanen kangkung segar.

Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Agus Yanto, turun langsung memimpin proses pemanenan.

Ia tampak antusias memotong batang kangkung bersama para warga binaan di area rutan.

“Ini bukan sekadar panen sayur biasa. Ini wujud nyata program pembinaan kemandirian,” ujar Agus.

Menurut Agus, pelibatan warga binaan dalam sektor pertanian dirancang untuk membekali keahlian praktis.

Keterampilan tersebut dinilai penting, agar para warga binaan siap mandiri secara ekonomi setelah bebas.

“Ketika kembali ke masyarakat, mereka tidak canggung lagi dan bisa membuka peluang usaha sendiri,” tegasnya.

Salah satu warga binaan berinisial AR, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti program pertanian tersebut.

Selama menjalani masa pidana, ia mengaku mendapat banyak ilmu baru seputar cara bercocok tanam.

“Selama di sini saya jadi tahu cara merawat tanaman dari benih sampai panen,” ucap AR.

Sementara Agus menambahkan, pihaknya akan terus memperluas area bercocok tanam di dalam rutan.

Jenis tanaman hortikultura lain juga disiapkan, agar variasi keterampilan warga binaan semakin kaya.

“Kami tidak akan berhenti di kangkung saja. Ke depan, kami siapkan komoditas pangan lain,” imbuhnya.

Agus mengatakan, hasil panen kangkung tersebut rencananya akan disebarluaskan.

Selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan internal rutan sekaligus dipasarkan ke luar.

“Langkah ini sekaligus menjadi bagian komitmen rutan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi