Presiden RI Joko Widodo Bubarkan 9 Lembaga Non-Struktural

- Jurnalis

Rabu, 21 September 2016 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_0666066478

Jakarta (regamedianews.com) – Presiden RI Joko Widodo baru saja menyetujui pembubaran sembilan Lembaga Non-Struktural (LNS) yang dianggap memiliki tumpang tindih fungsi dan menghambat efisiensi anggaran. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan, jumlah pegawai di LSN tersebut tak terlalu banyak. Untuk itu mereka akan dikembalikan ke kementerian yang mewadahi fungsinya.

“Sebenarnya badan ini tidak terlalu banyak pegawainya, yang pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara)-nya lebih kurang hanya 10 sampai 20 orang per badan. Ini kita kembalikan lagi ke Kementeriannya masing-masing. Jadi tidak ada masalah,” kata Asman di Kantor Presiden. (20/09/2016)

Baca Juga :  Tidak Ada Kegentingan Yang Memaksa, DPD Demokrat DKI Jakarta Tolak Desakan KLB

Asman menjelaskan, pemerintah banyak berharap dengan pembubaran sejumlah lembaga ini, mampu menekan penggunaan anggaran dan mendukung penghematan yang tengah dilakukan. Namun begitu, ia belum bisa merinci berapa anggaran yang bisa dihemat dari pembubaran ini.

“Secara efisiensi baru saja kita lakukan, tetapi secara total keseluruhan belum kita lakukan perhitungannya. Karena kita fokus apakah fungsinya. Sudah dilakukan oleh kementerian terkait, sementara badan ini melaksanakan tugas yang sama. Jadi sehingga ada tumpang tindih di sini tugas dan fungsinya, maka dari itu kita lakukan pembubaran” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang HUT RI, Minat Warga Beli Bendera Merah Putih Menurun

Sembilan lembaga yang dibubarkan tersebut antara lain, Badan Benih Nasional, Badan Pengendalian Bimbingan Massal, Dewan Pemantapan Pertahanan Ekonomi dan Keuangan, Komite Pengarah Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Pulau Batam, pulau Bintan dan pulau Karimun, Tim Nasional Pembakuan Nama Rupa Bumi, Dewan Kelautan Indonesia, Dewan Nasional Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional, dan Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis. (*)

 

Berita Terkait

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN
Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat
SKK Migas Gandeng Media, Maksimalkan Multiplier Effect dan Targetkan TKDN 57%

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Senin, 5 Januari 2026 - 19:19 WIB

Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Senin, 5 Januari 2026 - 08:18 WIB

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

Berita Terbaru

Caption: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nur Alam, saat diwawancara awak media, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:09 WIB

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB