Cetak Lambang PKI, Pelajar di Bangkalan Ketangkap

- Jurnalis

Kamis, 2 Maret 2017 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

img-20170228-wa0037

Bangkalan (regamedianews.com)Berinisial (IF) Pelajar salah satu SMK di Kabupaten Bangkalan ini tertangkap tangan oleh anggota Kodim 0829/Bangkalan saat mengambil pesanan stiker bergambar palu arit di sebuah percetakan.  Atas perbuatannya IF harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Kami menerima informasi ada pemesan stiker bergambar palu arit di percetakan Hikari sekitar pukul 10.00 wib, dan kami langsung bergerak,” jelas Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Inf Sunardi Istanto. (02/03/2017).

Baca Juga :  Ra Latif: Tahun Baru 2019 Momentum Membangun Kembali Moral Baik

Untuk mengetahui siapa pemesan gambar partai terlarang tersebut, tiga anggota Kodim 0829/Bangkalan melakukan pengintaian selama empat jam. Tepat pukul 14.00 wib pemesan stiker lambang Partai Komunis itu datang. Tak disangka ternyata seorang pelajar yang masih lengkap menggunakan seragam sekolah.

“Pelajar ini kami amankan untuk dinintai keterangan. Selanjutnya, kami serahkan kepada polisi,” terangnya.

Sementara itu, IFK mengaku gambar palu arit tersebut merupakan pesanan dari seorang temannya. Dia hanya bertugas memesan di sebuah percetakan.

Baca Juga :  Polres dan Kodim 0821 Lumajang Siapkan Pos Pam dan Pos Pelayanan Untuk Para Pemudik Lebaran

“Ini pesanan teman pak. Saya tidak tau ini dilarang,” kelitnya dengan wajah ketakutan.

Sejauh ini, Kodim 0829/Bangkalan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya laten partai komunis. Termasuk meminta masyarakat melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan gambar-gambar partai terlarang itu.

“Sosialisasi yang kami lakukan diterima dengan baik oleh masyarakat dan hari ini kami menerima laporam terkait pemesanan gambar palu arit itu,” Ungkapnya. (sam)

 

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB