Gelar Silaturahmi, 7 Petinggi Parpol Bahas Revisi UU Pemilu

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2017 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 09/06 – Petinggi dari tujuh partai politik di dikabarkan berkumpul di kediaman dinas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan pada Rabu 7 Juni 2017 malam kemarin guna membahas rencana pengambilan keputusan sejumlah isu krusial dalam Revisi UU Pemilu.

Tujuh petinggi parpol itu adalah Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Hanura Oesman Sapta, Ketum PPP Romahamurmuziy, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Ketua Fraksi Demokrat Eddhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Eddhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengakui adanya pertemuan tersebut dan turut hadir dalam pertemuan itu. Menurut Ibas pertemuan tersebut hanyalah silaturahim untuk menyamakan persepsi tentang RUU Pemilu.

Baca Juga :  Penanganan Stunting Butuh Dukungan Digitalisasi Data

“Dan saya pikir silaturahim oleh siapapun sah-sah saja sejauh menyangkut tujuan besar yaitu RUU Pemilu yang transapran, akuntabel dan mengarah ke pemilu yang jujur dan adil dan tak merusak sistem demokrasi yang diinginkan,” ucap Ibas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (08/06/2017).

Ibas menyebut menyatukan pemahaman ini penting agar tercipta UU Pemilu yang membuat demokrasi di Indonesia lebih baik lagi. “Kesepakatan atau pemahaman itu harus diterjemahkan bagi siapapun dan mungkin pertemuan silaturahin tadi malam itu demikian. Menyamakan tone persepsi bagaimana bangsa kita tentang demikrasi dan sistem pemilu kita agar lebih baik,” jelas Ibas.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum PAN yang juga anggota Pansus RUU Pemilu, Viva Yoga Mauladi yang menyebut pertemuan tersebut ingin dalam pengambilan keputusan isu-isu krusial di RUU Pemilu mengedepankan musyawarah ketimbang voting.

Baca Juga :  Pria di Jaksel Dibacok OTK Saat Takbir Keliling

“Jadi intinya, supaya tidak ada votingan. Tidak ada voting terus lebih mengedepankan kebersamaan sebagai parpol gitu loh. Kebersamaan itu penting dalam hal, enggak apa-apa deh kalau mau dikutip, kebersamaan itu penting. Satu, mengutamakan asas musyawarah mufakat,” ujarnya.

“Terus yang kedua lebih mengutamakan kebersamaan sebagai parpol, kebersamaan itu apa? Saling tenggang rasa, caranya adalah dengan membuat RUU pemilu yang mampu mengakomodasi seluruh kepentingan parpol yang berbeda jumlah kursinya di DPR,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:48 WIB

Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB