Petambak Garam di Sumenep Gelar Ritual Nyadhar

- Jurnalis

Minggu, 6 Agustus 2017 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Ratusan warga Pinggir Papas, Kalianget, melakukan nyadhar. Nyadhar adalah ritual yang dilakukan untuk menghormati salah satu tokoh penemu cara pembuatan garam di Sumenep.

Pantauan regamedianews.com Sejak pagi ratusan warga sudah mendatangi areal pesarean (pemakaman) Syekh Anggasuto di Desa Kebundadap, Kecamatan Saronggi, Sumenep. Syekh Anggasuto dipercaya merupakan orang yang pertama kali menemukan cara pembuatan garam di Sumenep.

Baca Juga :  Regal Raih Juara 1 Kompetisi FOC di Surabaya

“Ritual Nyadhar di awali dengan nyekar berlanjut dengan doa besama para sesepuh. Selesai doa, warga secara bersama bisa menyantap makanan yang sudah disiapkan. Ini cara kami bersyukur atas adanya garam di madura,” kata salah satu warga, Syaiful, Minggu (06/08/2017).

Syaiful mengungkapkan, ritual nyadhar digelar sebanyak tiga kali. Nyadhar pertama dan kedua di gelar ketika memasuki musim penggarapan tambak garam atau memasuki musim kemarau Sementara nyadar ketiga di lakukan terakhir ketika mau masuk pergantian musim dari kemarau ke musim hujan.

Baca Juga :  Perizinan PT Biomasa Lengkap, Komisi I DPRD Gorontalo Dukung Iklim Investasi Kondusif

“Ritual nyadahar yang di gelar para petambak garam Sumenep ini diharapkan berdampak pada produksi garam yang melimpah dan cuaca musim kemarau yang bagus sehingga bisa mendukung produksi garam lebih banyak dan harga garam selalu stabil,” ungkapnya. (gus)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB