Harga Produksi Petani Garam di Sumenep Turun Drastis

- Jurnalis

Rabu, 16 Agustus 2017 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Di Kabupaten Sumenep terdapat sembilan kecamatan yang menjadi tempat produksi garam rakyat diantaranya Kalianget, Saronggi dan Gapura.

Menurut informasi yang dihimpun regameduanews.com, sebelumnya Pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan impor garam guna menekan harga garam yang tinggi. Sebab, hasil produksi garam nasional tercatat kurang, dampaknya harga garam rakyat sangat tinggi.

Saat ini Harga garam rakyat di Kabupaten Sumenep, turun drastis hingga mencapai Rp 2.100 per kilogram. Padahal, sebelumnya mencapai Rp 3.500 per kilogramnya. Hal ini juga diungkapkan salah satu petani garam di Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget Sumenep, Abdul Fatah, Rabu (16/08/2017).

Baca Juga :  Cafe Karaoke di Bangkalan Disegel

“Beberapa hari terakhir ini harga garam rakyat di tingkat petani turun secara drastis, dari harga 3.500 per kilogram turun ke harga 2.100 per kilogram” ujarnya.

Baca Juga :  Lockdown Covid-19, Ribuan PMI Asal Sampang Pulang Kampung

Ia menduga, penurunan harga itu disebabkan oleh masuknya garam impor, pasalnya stok garam di tingkat petani saat ini masih belum banyak karena petani baru melakukan panen setelah beberapa pekan sebelumnya terjadi hujan.

“Kalau soal stok saat ini masih biasa-biasa saja, karena petani kan baru panen. Jadi penyebab turunnya harga bukan lantaran stok berlebihan,” tandasnya. (gus)

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:19 WIB

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB