Tingkatkan Kapasitas Pendidik Paud, Disdik Bangkalan Sosialisasi Aplikasi Dapodik

- Jurnalis

Jumat, 22 September 2017 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regameianews.com) – Untuk meningkatkan Kapasitas Pendidik di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kabupaten Bangkalan, berbagai hal dilakukan oleh Dinas Pendidikan setempat, salah satunya dengan melakukan sosialisasi aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF), Dinas Pendidikan Bangkalan, Moh. Jufri Kora mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memperbaharui data yang disingkronisasi dengan sistem dari tahun sebelumnya, sehingga semua data pendidik dan peserta didik secara otomatis akan terdaftar di Kementerian Pendidikan.

Baca Juga :  GPK Tagih Janji PLN Sampang, Tak Ditepati Ancam Turun Jalan

“Semua data guru dan siswa itu kan sekarang ada di Dapodik, jadi untuk mevalidasi dan sinkronisasi data harus diperbaharui dari sistem tahun sebelumnya,” terangnya, Jum’at (22/09/2017).

Menurutnya, sosialisasi tersebut akan menjadi tolak ukur bagi semua lembaga, sebab dalam Dapodik, juga memuat data lengkap pendidik, mulai dari berpagai aspek yang meliputi kompetensi tenaga pendidik dan prestasi guru lainnya.

“Jadi nanti, semua data yang berkaitan dengan pendidikan di masing-masing lembaga, nanti langsung terekam di pusat, semuanya, termasuk kompetensinya, akan terekam di sana,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua AJI Banda Aceh; Jurnalis Muda Harus Memahami Isu Keberagaman

Jufri berharap, sosialiasi yang dilaksanakan saat ini akan berimplikasi terhadap dunia pendidikan, khususnya guru-guru Paud, mengingat Dapodik tersebut menjadi acuan bagi guru, seperti kesejahteran dan peningkatan lainnya.

“Makanya, kedepan guru guru Paud ini akan tergerak untuk meningkatkan kapasitasnya, kompetensinya, sehingga kualitas peserta didik akan terwujud seperti yang diharapkan bersama,” pungkasnya. (tar)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB