Awasi Dana Desa, Polres Pamekasan Siapkan 189 Personel

- Jurnalis

Jumat, 27 Oktober 2017 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Kerja sama antara Kemendes PDTT, Kemendagri, dan Polri tentang pengawasan dana desa (DD) mulai terealisasi. Polres Pamekasan menyiapkan sekitar 189 personel untuk turun langsung melakukan pengawasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, ratusan personel dari unsur Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas). Mereka dikumpulkan untuk mendapat sosialisasi tugas dan kewenangannya.

Wakapolres Pamekasan Kompol Harnoto mengatakan, sosialisasi itu merupakan tindak lanjut kerja sama yang ditandatangani tiga instansi sebelumnya. Saat ini polisi secara resmi dilibatkan dalam pengawasan realisasi DD.

Baca Juga :  Tawaran Tak Sesuai, Sosialisasi Ganti Rugi Lahan Belum Ada Kesepakatan

“Titik tekan dari tugas baru itu adalah menjaga realisasi DD dari gangguan kamtibmas. Kemudian, polisi bertugas memberi penerangan, pencegahan, dan pengawalan realisasi pembangunan yang besumber dari dana tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan polisi dalam pengawasan itu diharapkan tidak menjadi menakutkan bagi kepala desa (Kades). Sebab, kehadiran polisi bukan semata untuk penindakan hukum.

“Selain itu, juga untuk mengawal realisasi DD agar terhindar dari persoalan hukum. Salah satu upayanya memastikan pekerjaan itu sesuai prosedur dan ketentuan. Kalau ada yang keliru, kita suruh benarkan. Bukan langsung penindakan,” tuturnya.

Baca Juga :  SDN Moktesareh 1 Sampang Digenjot Paket Proyek Rp 700 Juta

Harnoto menambahkan, pengawasan itu bukan hanya dari kepolisian. Masyarakat juga diminta mengawasi setiap pekerjaan yang bersumber dari DD. Harapannya, pekerjaan tersebut benar-benar sesuai aturan yang ada.

“Polisi juga akan membentuk satuan tugas (satgas) yang khusus mengawasi DD. Rencananya, satgas tersebut akan melibatkan unsur pemerintah. Bagaimana-bagaimananya, nanti kami rembuk dulu,” pungkasnya. (man)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB