Ada Rencana Tarif PDAM Dinaikkan, DPR Ingatkan Pelayanan

- Jurnalis

Senin, 13 November 2017 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Rancana kenaikan tarif air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan, Madura, jadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Apik mengatakan, jika PDAM terpaksa menaikkan tarif air karena biaya operasional yang meningkat, maka harus diimbangi dengan pelayanan yang prima.

“Karena sampai saat ini masih banyak keluhan dari pelanggan PDAM yang kami terima. Banyak pelanggan yang aliran airnya tidak lancar. Sehingga kebutuhan airnya kerap tidak terpenuhi,” ujarnya, Senin (13/11/2017)

Baca Juga :  DPRD Sampang Gelar Paripurna Penjelasan Bupati Tentang Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

Pihak PDAM pernah menyampaikan ke Komisi II rencana kenaikan itu. Pihaknya mempertanyakan pelayanan PDAM sebagai kompensasi dari kenaik tarif, yang harus ditanggung pelanggan akibat kenaikan biaya operasional PDAM.

“Kami tidak ingin kenaikan tarif, masih banyak pelanggan yang dikecewakan oleh pelayanan PDAM. Jadi, PDAM harus memberikan jaminan pelayanan kalau tarif sudah naik,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur PDAM Pamekasan, Agoes Bachtiar mengatakan, rencana kenaikan tarif dasar tersebut untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasional yang semakin meningkat.

Baca Juga :  Usut Tuntas Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan di Bangkalan

Menurutnya, berdasarkan hasil kajian internal PDAM sudah sewajarnya tarif air yang Rp 2.500 naik, karena tidak sebanding dengan biaya operasional untuk pelayanan.

”Rencana kami, tarif itu akan naik sebesar 30 persen. Kalau nanti dewan setuju dengan usulan kami ini, kenaikan diperkiraan baru bisa diterapkan oada Januari 2018 nanti,” tandasnya. (man)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB