Cegah Terjadinya Banjir, Pemkab Sampang Bangun Reservoir Di Sektor Hulu

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2017 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Mengantisipasi terjadinya banjir yang kerap melanda Kabupaten Sampang khususnya di wilayah Kecamatan Sampang kota, berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab setempat, salah satunya dengan membangun reservoir / pengendalian banjir yang diletakkan di sektor hulu, tepatnya di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Sampang, Sri Andoyo Sudono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sungai, Zaiful Muqoddas mengatakan, Pembangunan reservoir tersebut diletakkan di empat wilayah kecamatan di Kabupaten Sampang yang menginput banjir akibat hujan Masuk ke sungai kamoning, diantaranya Kecamatan Robatal, Kedungdung, Karang Penang dan Omben.

“Empat wilayah itu adalah wilayah tangkapan air yang masuk ke sungai kamoning, sehingga dipastikan jika hujan terjadi secara bersamaan kapasitas sungai yang ada di Kecamatan Sampang tidak mampu untuk menampung debit air. Untuk itu di sektor hulu juga dilakukan pengendalian banjir dengan cara dibangunnya reservoir pengendali banjir,” ujarnya. Jum’at (15/12/2017).

Baca Juga :  Tingkatkan Kewaspadaan, Polsek Mulyorejo Patroli Blue Light

Zaiful menjelaskan, Pada tahun 2017 ada 7 titik lokasi sudah terbangun reservoir salah satunya di Desa Palenggiyan Kecamatan kedungdung, sedangkan tujuannya untuk mengendalikan air di anak-anak sungai agar tidak langsung masuk ke sungai utama yaitu sungai kamoning.

“Selain itu, reservoir berfungsi sebagai menahan dan menyimpan air baku ketika musim kemarau, sehingga dapat menjadi wadah atau prasarana dalam menyimpan air baku dan dapat difungsikan ketika kekeringan. Reservoir yang terletak di desa palenggiyan itu juga terdapat mata air, jadi bisa dipastikan ketika musim kemarau ada airnya,” terangnya.

Selain di desa palenggiyan, lanjut Zaiful, pembangunan reservoir dilakukan di beberapa titik lokasi lainnya, yaitu di Desa Rahayu Kecamatan Kedungdung. Sementara dari 7 titik lokasi yang terbangun reservoir, sudah di uji coba langsung dengan hujan lebat berakibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, terbukti dalam uji coba tersebut kondisi fisik reservoir tidak ada kerusakan, bahkan manfaatnya dapat menghambat masuknya air ke wilayah Sampang perkotaan.

Baca Juga :  Tujuh OPD di Pamekasan Resmi Rampingkan Jadi Tiga

“Ketika terjadi hujan lebat yang kedua kalinya, informasi didapat dari sektor hulu kondisi air cukup tinggi akan tetapi masuknya air ke Sampang perkotaan sangat kecil. Masuknya air yang tidak besar sudah menjadi bukti kesuksesan dalam pembangunan reservoir. Pembangunan reservoir ini perlu ditambah yang penting penempatan posisi pembangunan reservoir itu tepat dalam artian posisi sungai serta kedalaman dan di daerah aliran yang tepat,” pungkasnya. (har/adi)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB