Jumlah Penerima Bantuan PKH Di Pamekasan Bertambah

- Jurnalis

Senin, 18 Desember 2017 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Untuk tahun 2018 mendatang jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan bertambah, Hal ini ini dikatakan Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa.

“Tambahannya sebanyak 13.120 orang,jadi tahun ini, jumlah warga Pamekasan penerima bantuan PKH sebanyak 29.466 orang. Maka, dengan adanya tambahan jumlah penerima bantuan tersebut, pada 2018 jumlah penerima bantuan PKH menjadi 42.586 orang,” jelasnya saat menyampaikan sambutan dalam acara Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial dan acara lomba mewarnai di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Bagandan, Pamekasan, Minggu (17/12/2017).

Baca Juga :  KPK Hibahkan Harta Hasil Rampasan Dari Fuad Amin

Menurutnya, Penambahan jumlah penerima bantuan PKH ini secara otomatis nantinya akan berpengaruh kepada jumlah tenaga pendamping.
Tahun ini, jumlah tenaga pendamping bantuan PKH di Kabupaten Pamekasan sebanyak 126 orang dan pada tahun 2018 menjadi 171 orang. Jadi, akan ada tambahan tenaga pendamping program PKH di Pamekasan ini sebanyak 46 orang.

Baca Juga :  Calon Pengganti Danrem 081/DSJ, Inf Masduki Mengunjugi Korem 081/DSJ

“Nantinya ke-46 petugas pendamping tambahan itu telah direkrut dan mengikuti tes pada awal Desember 2017. Mereka akan bertugas melakukan pendampingan, sejak awal 2018, saat program pelaksanaan untuk penerima bantuan baru mulai dicairkan. Penambahan penerima bantuan PKH ini dilakukan, setelah pemerintah pusat banyak menerima masukan baik dari pemkab, maupun masyarakat Pamekasan bahwa banyak warga miskin dan kurang mampu, belum tersentuh bantuan ini,” pungkasnya. (jaz)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB