Angka Buta Huruf Di Bangkalan Masih Tinggi

- Jurnalis

Jumat, 19 Januari 2018 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

ilustrasi

Bangkalan, (regamedianews.com) – Angka buta aksara di Kabupaten Bangkalan masih tinggi. Hingga tahun ini masih ada 74.217 warga yang belum bisa baca. Sayangnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan belum memastikan apakah program keaksaraan fungsional (KF) bisa dijalankan atau tidak. Alasannya, masih menunggu petunjuk pemerintah pusat.

Seperti dilansir Jawapos.com, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Bangkalan Jufri Kora mengatakan, Pada 2017, program pemberantasan buta aksara dianggarkan untuk 75 kelompok. Dalam satu kelompok terdapat 10 warga belajar (WB). Anggarannya Rp 337 juta dari APBN. Usia warga buta aksara tersebut berkisar antara 15 hingga 59 tahun.

Baca Juga :  Tunawicara Asal Sampang Peraih Medali Peparnas Papua Diberi Bonus

“Kami belum ada informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk program pemberantasan buta aksara. Sebab, hingga saat ini belum menerima surat pemberitahuan resmi mengenai program itu,” ujarnya, Jum’at (19/01/2018).

Baca Juga :  Bermodus Pinjam Motor, Pria Asal Kamal Bangkalan Berujung Masuk Sel

Pengalaman sebelumnya, lanjut Jufri Kora untuk penetapan jumlah dan besaran jatah anggaran pemberantasan buta aksara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar rapat koordinasi (rakor). Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda akan ada rakor.

”Biasanya nanti ada undangan untuk rakor. Biasanya rakor itu sekitar Maret atau April. Tapi, tidak tahu kalau tahun ini. Kuota juga dari pusat,” pungkasnya. (tar)

Berita Terkait

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang
Sampang Siapkan Aturan Khusus Selama Ramadhan 1447 Hijriyah
TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:10 WIB

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:57 WIB

Sampang Siapkan Aturan Khusus Selama Ramadhan 1447 Hijriyah

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Caption: Mochamad Iqbal, mantan Kajari Tulang Bawang Barat yang kini menjabat sebagai Kajari Sampang, (dok. Redaksi Rega Media).

Daerah

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang

Rabu, 11 Feb 2026 - 23:10 WIB

Caption: pihak tergugat melalui kuasa hukumnya melayangkan protes ditengah eksekusi pengosongan lahan di Dusun Tengah Laok, Desa Bunten Barat, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

PN Sampang Eksekusi Lahan di Bunten Barat Meski SHM Belum Batal

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:00 WIB

Catption: para pemain Persepam Pamekasan menjalani latihan sebelum pertandingan melawan Persinga Ngawi, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Persepam Siap Hadapi Persinga Ngawi di Semifinal Liga 4

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:05 WIB

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB