Selama 2017-2018, Sebanyak 35 TKI Asal Sampang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2018 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi gambar

ilustrasi gambar

ilustrasi gambar

Sampang, (regamedianews.com) – Menurut data yang didapat dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Kabupaten Sampang selama tahun 2017 hingga 2018, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dunia asal Sampang, Madura, sebanyak 35 orang.

Dikonfirmasi Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang, Bisrul Hafi, menjelaskan, mereka yang meninggal dunia disebabkan kecelakaan kerja, sakit, dan kasus tindak kriminal pembunuhan di negara tempatnya merantau.

Baca Juga :  Tak Diketahui Penyebabnya, Rumah Warga Ketapang Sampang Terbakar

“Status 35 TKI yang meninggal dunia tersebut ilegal atau tidak resmi. Dan mereka yang meninggal tersebut rata – rata bekerja di Negara Malaysia,” terangnya, Selasa (30/01/2018).

Bisrul mengungkapkan, TKI ilegal asal Sampang tersebut hampir tiap bulan meninggal dunia di tempat merantaunya. Hal tersebut dibuktikan atas laporan dari pihak keluarga kepada Diskumnaker Sampang.

Baca Juga :  Buka KKP Sespimmen Polri, Kapolres Sampang Ingin Peserta Didik Mampu Mengaplikasikan Ilmu

“Pihak Pemerintah Kabupaten Sampang hanya memfasilitasi mobil ambulance jika ada TKI ilegal yang meninggal yakni untuk menjemput jenazah dari Surabaya hingga ke rumah duka,” ungkapnya. (har/adi)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB