Tragis, Murid Aniaya Guru Hingga Berujung Maut

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2018 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban (Ahmad Budi Cahyono) salah satu Guru Kesenian di SMAN 1 Torjun, Sampang.

Korban (Ahmad Budi Cahyono) salah satu Guru Kesenian di SMAN 1 Torjun, Sampang.

Korban (Ahmad Budi Cahyanto) salah satu Guru Kesenian di SMAN 1 Torjun, Sampang.

Sampang, (regamedianews.com) – Untuk kesekian kalinya dunia pendidikan di Kabupaten Sampang kembali tercoreng. Guru yang seharusnya dihormati bahkan jika perlu disayangi selayaknya orang tua sendiri, tapi terbalik dengan tragisnya peristiwa satu ini. Ahmad Budi Cahyanto seorang guru di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Torjun Kabupaten Sampang, berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) kini harus kembali kepada sang maha kuasa dalam waktu singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, Ahmad Budi Cahyanto seorang guru yang membidangi dan atau mengajar di bidang kesenian, dikabarkan telah meninggal dunia akibat mengalami Mati Batang Otak (MBA). Hal itu terjadi lantaran diduga dianiaya oleh muridnya sendiri berinisial MH kelas XI, asal Dusun Brekas, Desa Torjun Kec. Torjun Kab. Sampang.

Kronologis kejadian, pada hari Kamis (01/02/2018) sekira pukul 13.00 Wib, saat sesi jam terakhir, korban (Guru) sedang mengajar Mata Pelajaran Seni Rupa di kelas IX materi seni lukis, saat jam pelajaran, MH (Murid) tidak mendengarkan pelajaran dan justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan mereka.

Baca Juga :  Perusahaan Di Cimahi Wajib Terapkan SE Pencegahan Covid-19

“Sontak korban menegur MH, namun tidak dihiraukan malah semakin menjadi-jadi mengganggu teman-temannya. Akhirnya korban menindaknya dengan mencoret pipi MH dengan cat lukis, MH tidak terima dan memukul korban. Dari kejadian tersebut pihak sekolah memerintahkan korban untuk pulang, namun sesampainya dirumah, korban merasakan sakit pada bagian leher dan keluarga membawanya ke RSUD Sampang hingga dirujuk ke RS. Dr. Soetomo Surabaya,” ungkap salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Sementara saat dikonfirmasi Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman melalui Kapolsek Torjun AKP Harifi Qohar mengatakan, dirinya membenarkan atas kejadian tersebut. Ia juga menegaskan akan mengamankan tersangka dikediamanya saat ini.

Baca Juga :  Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Pamekasan Semakin Bertambah

“Iya benar mas… Korban masih sempat diberi perawatan intensif oleh pihak rumah sakit, tapi nyawa korban tidak tertolong. Sementara penganiayaan itu bukan dugaan lagi, tapi memang benar adanya, karena korban telah meninggal dunia. Malam ini juga terduga pelaku akan kami amankan,” ungka Harifi saat dikonfirmasi melalui telfon selulernya, Kamis (01/02) malam.

Harifi menambahkan, namun pihaknya masih ingin memperdalam kasus meninggalnya korban, agar bisa memastikan kronologis penganiayaan yang menimpa guru kesenian itu dan masih dilakukan penyelidikan.

“Kami bakal dalami kasus itu terlebih dahulu, untuk bisa diketahui kronologis kejadian penganiayaan itu seperti apa,” tutupnya. (bus/har)

Berita Terkait

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Berita Terbaru

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB