Jatah DD Di Sumenep Naik, DPMD; Penggunaan Dana Di Fokuskan Pada Program Kemajuan Desa

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2018 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep,  Ahmad Masuni.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni.

Sumenep, (regamedianews.com) – Jatah Dana Desa (DD) tahun 2018 di Kabupaten Sumenep akan naik dibanding tahun 2017. Pada tahun 2017 DD Rp 271 miliar, sedangkan tahun ini sebesar Rp 278 miliar. Ha ini dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni.

“Kenaikan DD tahun ini sebesar Rp 1 miliar. Sedangkan untuk jatah Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini sama dengan tahun 2017, yakni Rp 123 miliar,” ujarnya, Senin (05/02/2018).

Baca Juga :  Ciptakan Generasi Muda Terbaik, KNPI dan Pemkot Cimahi Gelar Jambore Pemuda Daerah

Masuni menjelaskan, realisasi DD dan ADD tahun ini diharapkan tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa, kecuali pada tahun lalu belum tuntas. Tapi harus difokuskan pada program yang dianggap penting dalam memajukan desa.

“Salah satunya pembentukan BUM Des (Badan Usaha Milik Desa) bagi yang belum terbentuk, sebab BUM Des itu bisa dijadikan tulang punggung perekonomian warga di desa,” tandasnya.

Baca Juga :  Bolos Paripurna, Terancam Terima Sanksi di PAW

Masuni menambahkan, Seperti pembuatan embung desa. Embung tersebut nanti akan menjadi penampungan air guna dimanfaatkan warga saat musim kemarau. Pembuatan embung ini harus dilakukan utamanya bagi desa yang rawan terjadi kekeringan saat tiba musim kemarau.

“Yang jelas, DD tahun ini harus diperuntukkan bagi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga dan kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya. (sap)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB